Breaking News:

Berita Sidoarjo

Mengintip Tim Kreatif DJP Jatim II, Tiru 'Anak Zaman Now' untuk Siasati Kekurangan Personil

Meski senior, namun anggota tim humas Kanwil DJP Jatim II tak mau kalah dengan anak muda. Mereka rajin ngevlog, isinya materi seputar pajak

Penulis: M Taufik | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Kepala Bidang P2 Humas Kanwil DJP Jatim II Nyoman Ayu Ningsih saat membuat video blog bersama tim kreatif Kanwil DJP Jatim II di ruang kerjanya. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Saat melihat Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin berjalan keluar dari gedung DJP (Direktorat Jenderal Pajak) Jatim II usai menghadiri acara di sana, Nyoman Ayu Ningsih langsung berlari menghampirinya.

Nyoman mengeluarkan ponsel dan meminta komentar Wakil Bupati untuk direkam sebagai materi vlog-nya.

Nyoman adalah Kepala Bidang P2 (pelayanan dan penyuluhan) Humas Kanwil DJP Jatim II.

Sejak November 2017 lalu, perempuan asal Singaraja, Bali ini aktif membuat video blog atau vlog untuk diapload di akun YouTube.

Semua vlog yang dibuatnya berisi tentang materi-materi perpajakan. Selain mengambil komentar-komentar para pejabat, videonya juga sering menggunakan komentar para pelaku UMKM, pelajar, mahasiswa, pedagang, karyawan dan berbagai golongan masyarkat lainnya.

"Jadi seperti anak zaman now, sering ngevlog dan bermain sosial media," ujar perempuan yang menyelesaikan S1, S2, dan S3-nya di Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung ini di sela kesibukannya di kantor pajak yang berada di jalan Juanda Sidoarjo, awal pekan kemarin.

Nyoman menjabat sebagai Kabid P2 Humas DJP Jatim II sejak April 2017 lalu. Sebelumnya, dia bertugas sebagai Kabid P2 DJP Bali, dan Kepala KPP Metro Lampung.

Ide ngevlog, diceritakan dia, berawal dari kegundahannya melihatnya banyaknya Wajib Pajak (WP) di DJP Jatim II yang belum terjangkau sosialiasi dan penyuluhan. Padahal, potensinya sangat besar dan itu menjadi tugas P2 Humas.

"Sementara personil kami sangat terbatas," ungkap Nyoman.

Di wilayah DJP Jatim II, termasuk Sidoarjo, Gresik, Bojonegoro, Lamongan, Tuban, Madiun, Ponorogo, Pacitan dan sekitarnya, plus Madura, WP yang terdaftar ada sekitar 1.664.000 orang. Sementara jumlah penyuluh DJP tidak sampai satu persen dari angka itu.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved