Alasan Wanita Bercadar : Saya Pernah Diteriaki Maling dan Dilempar Botol, Tapi Dapat Pekerjaan

Banyak suka duka yang mereka hadapi namun para wanita bercadar itu mengaku tenang setelah mengenakannya.

Alasan Wanita Bercadar : Saya Pernah Diteriaki Maling dan Dilempar Botol, Tapi Dapat Pekerjaan
SURYA.CO.ID
Ilustrasi wanita bercadar 

SURYA.CO.ID - Bukan cadarnya yang salah tapi orangnya lah yang perlu dikoreksi kalau dianggap eksklusif.

Pandangan itulah yang diungkapkan sejumlah wanita bercadar, menanggapi kontroversi tentang cadar belakangan ini.

Mereka yang memakai cadar mengaku berawal dari pengalaman spiritual.

Banyak suka duka yang mereka hadapi namun para wanita bercadar itu mengaku tenang setelah mengenakannya.

Cadar menjadi perbicangan dalam beberapa hari terakhir setelah UIN Kalijaga di Yogyakarta melarang mahasiswi mengenakannya di lingkungan kampus.

Baca: Viral! Kisah Pria Surabaya Ditolak saat Menolong Wanita Bercadar Kecelakaan, Ucapannya Bikin Gemes

Banyak yang menentang kebijakan tersebut, tapi Rektor UIN Kalijaga, Yudian Wahyudi, mengatakan pihaknya melihat cadar sebagai salah satu indikasi peningkatan radikalisme.

"Mungkin soal akidah tak ada masalah. Tetapi kalau mereka melakukan ini, sudah banyak kasus di tempat-tempat lain, orang-orang yang didoktrin seperti itu akibatnya hanya akan menjadi korban dari gerakan-gerakan radikal," kata Yudian Wahyudi.

Belakangan, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Waryono, menyatakan pihaknya tidak melarang penggunaan cadar.

Baca: Tak Cuma Wajah yang Berubah, Rumah Roro Fitri yang Dulu Bak Istana Kini Kondisinya Begini

Halaman
1234
Editor: Tri Mulyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved