Berita Gresik

Banjir Kali Lamong di Gresik Kembali Genangi Rumah dan Jalan Desa di Tiga Kecamatan ini

Banjir kiriman dari Sungai Kali Lamong kembali merendam rumah di beberapa desa di Kecamatan Balongpanggang, Menganti, dan Benjeng.

Banjir Kali Lamong di Gresik Kembali Genangi Rumah dan Jalan Desa di Tiga Kecamatan ini
surya/sugiyono
ilustrasi banjir kali lamong 

Surya/Moch Sugiyono
BANJIR - Banjir akibat luapan Sungai Kali Lamong menggenangi jalan desa di sekitar bantaran sungai, Minggu (11/3/2018).

SURYA.co.id | GRESIK - Banjir kiriman dari Sungai Kali Lamong kembali merendam rumah di beberapa desa di Kecamatan Balongpanggang, Menganti, dan Benjeng. Akibatnya jalan dan rumah warga mulai tergenang.

Dari data di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik mengatakan bahwa banjir Sungai Kali Lamong sudah membanjiri beberapa desa di Kecamatan Balongpanggang yaitu Desa Banjaragung, Desa Wotansari, Desa Pucung, Sekarputih dan Desa Sedapurklagen.

Sementara di Kecamatan Menganti yaitu di Desa Pranti, ketinggian air sekitar 20 sampai 40 sentimeter sepanjang 200 meter dan jalan dusun sepanjang 500 meter. Sedangkan di Kecamatan Benjeng sudah menggenangi jalan desa Lundo Kecamatan Benjeng.

Dari bencana alam itu, Kepala BPBD Kabupaten Gresik Abu Hassan mengatakan bahwa banjir Sungai Kali Lamong salah satunya diakibatkan banyaknya sampah yang menutup saluran air. "Banyak sampah yang menutup saluran air sehingga air dari Sungai Kali Lamong meluber ke jalan desa," kata Abu Hassan.

Sementara saat ini BPBD Kabupaten Gresik masih koordinasi dengan Kecamatan dan Desa terdampak banjir. "Kita koordinasi dengan Muspika Balongpanggang dan Menganti serta dengan perangkat Desa yang terdampak," katanya.

Terpisah, Ketua Pimpinan Gerakan Pramuka Ansor Kabupaten Gresik Agus Junaidi Hamsyah mengatakan bahwa GP Ansor akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) banjir. Hal ini untuk mendata dampak dan penyebab bencana banjir yang terjadi setiap tahun.

"Dari Satgas Banjir, Ansor Gresik akan mendorong kepada Pemerintah Daerah, Provinsi sampai pusat untuk serius dalam penanganan banjir tahunan akibat luapan sungai besar di Gresik," kata Agus.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved