Senin, 4 Mei 2026

Berita Surabaya

Peredaran Pil Dobel L yang Dibawa Dua Tersangka di Kota Surabaya Terbongkar Berkat Hal Ini

Peredaran ribuan pil dobel L yang dibawa dua tersangka dalam mobil sedan terungkap gara-gara hal ini.

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Titis Jati Permata
surya/pipit maulidiya
Dua pelaku dan barang bukti sebelum diserahkan ke kepolisian. 

SURYA.co.id | SURABAYA - 'Pengembaraan' YS (29) dan MT (43) menjual barang terlarang akhirnya berhenti.

Keduanya diringkus BNN Surabaya, dan diserahkan ke pihak kepolisian, Sabtu (10/3/2018) siang karena terbukti memiliki ratusan ribu butir pil Double L.

Dari barang bukti yang disita, terkumpul 6 kardus berisi 588 ribu butir pil double L yang dikemas dalam plastik 50 mg.

"Awalnya kami menangkap anak kecanduan, saat akan direhabilitasi, dia mengaku beli sabu pada seseorang. Lalu kami dalami dan menangkap seseorang itu, kemudian kita mengembangkannya," tutur AKBP Suparti, Kepala BNN Kota Surabaya.

Ternyata, lanjut AKBP Suparti, ketika pelaku penjual sabu tersebut digerebek, dia memiliki pil double L satu kardus.

Lalu dikembangkan lagi hingga tertangkaplah tersangka kedua membawa 5 pil double L di dalam mobil sedan di Jalan Diponegoro.

"Menurut pengakuan tersangka, pil double L sudah biasa diedarkaan daerah Rungkut Menanggal, Rungkut, Sidoarjo dan sekitarnya. Kalau kita telusuri mulai pengguna dan pengedar daerah Rungkut, Ini jaringan Rungkut. Sementara sabu kita tangani sendiri," tabahnya.

(BREAKING NEWS - BNN Kota Surabaya Tangkap Dua Pengedar 500.000 Pil Dobel L)

AKBP Suparti menegaskan jika pembeli pil double L rata-rata anak-anak SD dan SMP.

Orang dewasa jarang menggunakan obat yang biasa diberikan pada orang gangguan jiwa ini.

"Mereka mengedarkan tapi mereka masuk jaringan, atasnya kita masih kembangkan, pengakuan pelaku barang dibuat di luar Surabaya," tegasnya.

Dari barang bukti yang yang diamankan BNN, 6 kardus pil double L terdiri dari bungkus berlabel vitamin B dan yang lain tidak berlabel.

"Lebel itu kamuflase, ditulis Vitamin B 50 mg. Isi dan label tidak sesuai, karena jika dilihat jeli di tiap butir pilnya tertulis "LL". Pil double L ini sudah tidak dikeluarkan lagi, dampaknya sudah banyak korban, memang pil ini pembuka untuk pengguna narkoba. Ini pil untuk orang sakit jiwa, kalau digunakan orang normal bisa ketagihan," tutup AKBP Suparti.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved