Peristiwa 9 Maret

Kisah Bung Karno Selamat dari Berondongan Meriam Kanon Jet Tempur yang Dipiloti Letda Daniel

Pada 9 Maret 1960, terjadi upaya pembunuhan dengan cara yang luar biasa terhadap Presiden Soekarno alias Bung Karno.

Kisah Bung Karno Selamat dari Berondongan Meriam Kanon Jet Tempur yang Dipiloti Letda Daniel
IST
Letda Daniel Maukar. 

SURYA.CO.ID - Pada 9 Maret 1960, terjadi upaya pembunuhan dengan cara yang luar biasa terhadap Presiden Soekarno alias Bung Karno

Disebut sebagai cara yang luar biasa karena pelaku upaya pembunuhan terhadap Bung Karno adalah seorang pilot AURI, Letnan Udara Daniel Maukar dan alat pembunuhnya berupa jet tempur MiG-17 F Fresco. 

Daniel lahir di Bandung, 20 April 1932 dari pasangan Karel Herman Maukar dan Enna Talumepa.

Kendati tumbuh dan berkembang di Menteng, Jakarta, Daniel kental dengan kultur daerah asalnya. 

Orangtuanya yang berasal dari Sulawesi Utara (Sulu) membuat ia membawa khas orang timur yang keras dan berani.

Maukar yang terbang secara terencana pada siang hari pukul 12.10 WIB menembaki salah satu bagian Istana Merdeka yang biasa digunakan Bung Karno untuk makan siang. 

Baca: Pecandu Rokok Tuntut Gudang Garam dan Djarum Bayar Ganti Rugi dan Santunan Rp 1 Triliun 

Berondongan tembakan dari meriam kanon kaliber 23 mm MiG-17 ke Istana Merdeka dilakukan hingga dua kali dan menyebabkan kerusakan serius. 

Bung Karno yang sedang rapat di ruangan lainnya bersama Dewan Nasional yang juga dihadiri oleh KSAU Marsekal Suryadi Suryadama luput dari serangan dan dalam kondisi selamat. 

Usai menyerang Istana Merdeka, Daniel mengarahkan pesawatnya menuju lokasi kilang minyak Tanjung Priok dan kembali melepaskan tembakan menggunakan kanon kaliber 23 mm. 

Halaman
1234
Editor: Tri Mulyono
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved