Banjir Bandang Terjang Dua Desa di Situbondo, Rumah dan Hewan Ternak Warga Ikut Hanyut
Tak hanya menggenangi pemukiman, derasnya banjir bandang juga merusak dan menghanyutkan satu rumah dan hewan ternak milik warga.
Penulis: Izi Hartono | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | SITUBONDO - Ratusan rumah warga di dua desa di Kecamatam Banyuputih, Situbondo, diterjang banjir bandang, Kamis (08/03/2018).
Banjir bah yang menggenangi ratusan rumah warga yang tersebar di empat dusun di Desa Sumberwaru dan Desa Sumbernyar tersebut, disebabkan meluapnya air sungai di desa setempat.
Empat Dusun yang terdampak banjir bandang, di antaranya Dusun Sekarputih, Desa Sumberanyar dan Dusun Krajan, Cotek dan Sidodadi, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih.
Tak hanya menggenangi pemukiman warga, derasnya banjir bandang juga merusak dan menghanyutkan satu rumah dan hewan ternak milik warga.
Rumah yang rusak diterjang banjir bandang diketahui milik Yugik (70) warga Dusun Sekarputih, Desa Sumberanyar. Selain merusak bangunan rumah, banjir bandang juga menyebabkan satu jembatan putus.
Tidak ada korban jiwa dalam bencana alam yang terjadi disore hari tersebut.
Salah seorang anggota Pusdalop BPBD Situbondo, Ipung menjelaskan banjir bandang yang menerjang dua desa itu disebabkan derasnya hujan, sehingga sungai tidak dapat menampung debet air yang terus membesar.
"Ketinggian air yang masuk ke rumah warga sekitar 70 cm hingga satu meter," terang Ipung kepada Surya.
Banjir bandang yang menggenangi rumah warga, kata Ipung selain membawa material kayu juga lumpur.
"Untuk kerugian materi masih kami data dan koordinasikan dengan pihak Muspika. Namun untuk rumah hanya satu yang rusak total," kata Ipung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/banjir-situbondo_20180308_205143.jpg)