Berita Tulungagung

Bhayangkaramart di Tulungagung Menyalahi Izin, DPMPTSP Akan Kirim Surat Peringatan Penutupan

Bhayangkaramart, toko ritel di Tulungagung yang kabarnya dimiliki istri seorang polisi terancam dicabut izinnya. Ini alasannya...

Ketua Komisi C, Subani Sirab pun bersikap tegas.

Menurut mekanisme yang berlaku, harus ada surat peringatan tiga kali.

Jika tiga kali peringatan tidak digubris, maka Bhayangkaramart harus ditutup.

“Harus ditutup karena menyalahi izin,” katanya.

Sebelumnya Subani mendapat penjelasan, bahwa izin Bhayangkaramart atas nama istri mantan Kapolsek Tulungagung.

Namun menurut Subani, tidak peduli siapa pemilik toko modern, jika menyalahi aturan wajib ditindak.

“Kasihan masyarakat Tulungagung kalau izin (toko modern) dipermainkan seperti ini,” tegas Subani.

Perda pengendalian toko modern dan perlindungan pedagang tradisional mengatur pembatasan jumlah toko modern berjejaring.

Saat ini di Tulungagung tidak boleh ada penambahan jumlah toko modern yang berjejaring.

Toko modern yang berjejaring yang terlanjut berdiri pun diatur dengan ketat, minimal 1 kilometer dari pasar tradisional.

Toko modern berjejaring yang jaraknya kurang dari 1 kilometer, tidak akan diperpanjang izin usahanya.

Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved