Berita Sidoarjo

Atasi Banjir Jabon, Pemkab Sidoarjo Akan Bangun 2 Rumah Pompa

Pemkab Sidoarjo melalui Dinas PUPR berencana melakukan normalisasi sungai dan membangun 2 unit rumah pompa untuk mengatasi banjir Jabon.

Atasi Banjir Jabon, Pemkab Sidoarjo Akan Bangun 2 Rumah Pompa
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Seorang pengendara motor melintasi jalan yang terendam banjir di Jabon, Sidoarjo. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Sebagaimana keluhan warga, Pemkab Sidoarjo sejatinya juga sudah memahami sejumlah penyebab terjadinya banjir langganan di Kecamatan Jabon. Utamanya di Desa Kupang, Semambung, Kedungrejo, dan Desa Kedungpandan.

Termasuk langkah-langkah penanganan banjir di sana, sejak lama pula pemerintah sudah menyiapkannya.

"Untuk banjir di Kecamatan Jabon, penanganannya harus terintegrasi. Pemkab Sidoarjo dengan pemerintah pusat melalui balai besar wilayah sungai," kata Kepala Dinas PUPR Sidoarjo Sigit Setyawan, Selasa (5/2/2018).

Dalam hal ini, jaringan primer atau sungai besar, normalisasinya dilakukan balai besar. Seperti Kedung Larangan, yang sejak tahun 2017 hingga 2019 mendatang normalisasinya dilakukan oleh balai besar.

Sungai yang merupakan perbatasan Sidoarjo dan Pasuruan itu, menurutnya, mengalami pendangkalan dan penyempitan yang luar biasa. Seharusnya 70-80 meter, sekarang di lapangan hanya sekitar 30 meter lebarnya.

Sementara Pemkab Sidoarjo melalui PUPR, tugasnya melakukan normalisasi sungai Golondoro.

"Meski sungainya terbilang lebih kecil, normalisasi yang kami lakukan belum maksimal. Kendalanya jangkauan terlalu jauh dan panjang," ungkap Sigit.

Karena itu, mulai tahun ini pihaknya bakal membangun dua rumah pompa. Yakni di Desa Kupang dan Semambung. Namun, yang bakal menjadi prioritas adalah rumah pompa di Kupang yang dirasa lebih mendesak kebutuhannya.

Rumah pompa itu diharapkan bisa mempercepat surutnya genangan air saat terjadi banjir. Setidaknya sambil menunggu semua proses normalisasi sungai rampung dikerjakan. "Anggaran sudah ada, tahun ini realisasi," sebutnya.

Upaya lain, masih kata Sigit, adalah mengerahkan pompa portabel. Namun, sejauh ini baru dikerahkan ketika sangat mendesak atau ketika banjirnya cukup besar.

Seperti saat awal tahun dan akhir tahun kemarin, pompa portabel juga dikerahkan ke Jabon untuk mengatasi banjir yang cukup parah di sana. 

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved