Lifestyle

‘Gelombang Tsunami’ Jadi Inspirasi Desainer Anna Budiman di Panggung East Java Fashion Tendance

Vageus du Tsunami atau ‘Gelombang Tsunami’, itulah tema diangkat Anna Budiman untuk karya diperagakan di panggung East Java Fashion Tendance 2018.

‘Gelombang Tsunami’ Jadi Inspirasi Desainer Anna Budiman di Panggung East Java Fashion Tendance
surya/ahmad zaimul haq
GELOMBANG TSUNAMI - Model dengan menggunakan busana bertema Vageus du Tsunami atau ‘Gelombang Tsunami’ (tengah) karya desainer Anna Budiman pada hari terakhir gelaran East Java Fashion Tendance (EJFT) 2018, Minggu (4/3/2018). 

GELOMBANG  tsunami yang bagi kebanyakan orang sangat menakutkan, ternyata tidak bagi desainer Anna Budiman. Perancang busana asal Surabaya ini justru membuat karya dengan inspirasi yang diambil dari gulungan ombak.

Vageus du Tsunami atau ‘Gelombang Tsunami’, itulah tema yang diangkat Anna Budiman untuk karya yang diperagakan di panggung East Java Fashion Tendance (EJFT) 2018 ini. Anna yang unjuk kreasi di hari penutupan dari serangkaian empat hari penyelenggaraan EJFT ini dengan penuh optimisme menyodorkan delapan ‘rancangan gelombang tsunami’ tersebut.

Meski memiliki keterbatasan fisik, karya Anna Budiman tak kalah apiknya dengan teman-teman desainer lain, khususnya yang tergabung di Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Jawa Timur.

Anna menggunakan warna hitam sebagai warna dasar rancangannya. “Hitam kan identik dengan warna dasar laut. Kemudian dikombinasi dengan warna-warna yang beragam, ada pula warna bening yang identik dengan gelombang air lautnya,” ungkap Anna.

Warna-warna yang menghiasi kreasi baju Anna adalah lime green, tosca, baby blue, sky blue, electric blue, baby pink, dan purple. Untuk penggunaan warna ini, Anna mengakui dirinya lebih suka memadupadankan banyak warna dalam satu rancangan.

“Memang ciri saya adalah suka tabrakan warna dan kesan seksi pada pemakainya,” ucap desainer yang juga sedang mempersiapkan diri untuk memamerkan karya di pentas Indonesia Fashion Week yang digelar di Jakarta pada 28 Maret mendatang.

Lebih lanjut, Anna menyatakan,“Bagian tersulitnya adalah drapping. Jika tidak pas, malah terlihat semrawut dan mengembang dimana-mana.” 

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved