Citizen Reporter

Ngeri-ngeri Sedap Wisata Getek

Pernah naik getek? Kalau belum pernah, coba saja sensasinya di Boon Pring, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Ngeri-ngeri sedap.

Ngeri-ngeri Sedap Wisata Getek
pixabay.com

Malang saat ini menjadi salah satu destinasi yang sedang dicari. Batu yang lebih dulu berkemas menjadi kota wisata yang selalu update lokasi menarik, kini Kabupaten Malang tidak ketinggalan.

Kabupaten Malang pun sudah mulai jor-joran mengembangkan sektor pariwisatanya. Tentu saja itu membuat pengunjung gembira karena selalu ada yang baru.

Salah satu yang sedang berkembang saat ini adalah wisata Boon Pring yang dalam bahasa Indonesia berarti kebun bambu. Boon Pring menyuguhkan hamparan pohon bambu yang menawan.

Pengunjung akan disuguhi rumpun-rumpun bambu yang tumbuh berjajar hijau dan berdiri tegak. Bambu selalu bisa menyuguhkan suasana alami yang segar.

Jika biasanya kebun bambu identik dengan suasana seram, di Boon Pring tidak. Tempat itu sudah ditata supaya pengunjung dapat menikmati teduhnya rumpun bambu tanpa terlihat seram.

Boon Pring terletak di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Lokasi yang dekat dengan masjid Tiban yang sering disebut Masjid Ajaib, menjadikan lokasi ini mudah untuk diakses dan ditemukan wisatawan walau tanpa menggunakan aplikasi Google Map.

Dengan harga tiket masuk yang sangat terjangkau, yaitu Rp 5 ribu untuk anak-anak dan Rp 8 ribu untuk dewasa, Boon Pring cocok untuk melepas lelah. Itu menjadi referensi wisata alami yang terjangkau dan dapat dinikmati seluruh keluarga.

Selain memberikan hutan bambu, wisata Boon Pring juga menyuguhkan danau yang di dalamnya dihuni ikan-ikan. Di atas danau ada jembatan yang sudah dirancang supaya bisa menjadi spot foto yang menarik.

Pengunjung bisa mengelilingi danau dengan perahu angsa atau dengan perahu getek yang terbuat dari bambu dengan harga yang sangat terjangkau.

Yang belum pernah menikmati getel alias rakit dari batang bambu yang diikat, sekarang saatnya. Sensasinya ketika berayun di atas air membuat takut sekaligus senang.

Taman bunga yang berwarna-warni tak luput menghiasi sekeliling danau. Ada juga kolam renang keluarga yang dapat dinikmati untuk menyegarkan tubuh.

Berbagai spot foto banyak disuguhkan. Itu bisa dipilih di jembatan di tengah danau, taman bunga, tulisan Boon Pring di tengah dan di pinggir danau, dan yang tak kalah unik adalah rumah-rumahan atau pondok-pondok kecil dari bambu.

Pengunjung yang ingin berkelilng menjelajahi kebun bambu, tetapi malas berjalan kaki, bisa menyewa mobil kecil.

Objek wisata itu baru dikembangakan warga desa setempat. Mereka mengemas kekayaan alami itu ditambah dengan keunikan, harga tiket yang sangat terjangkau, dan suasana pedesaan yang menenangkan. Itu membuat Boon Pring dengan cepat menarik hati banyak pengunjung.

Uswatun Khasanah
Guru SLB BC Dharma Wanita 01 Pakisaji

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved