Berita Sumenep

Tak Ditemui Ketua Dewan, Massa PMII Nekat Panjat Pagar lalu Masuk Gedung DPRD Sumenep

Massa aksi dari PMII Cabang Sumenep panjati pagar gedung DPRD Sumenep untuk merangsek masuk ke halaman DPRD karena ketua DPRD enggan menemui mereka,

Tak Ditemui Ketua Dewan, Massa PMII Nekat Panjat Pagar lalu Masuk Gedung DPRD Sumenep
surya/khairul amin
Massa aksi PMII berhasil masuk gedung DPRD Sumenep setelah memanjati pagar gedung Dewan. 

SURYA.co.id  | SUMENEP – Massa PMII Cabang Sumenep memanjati pagar untuk masuk ke halaman DPRD. Hal ini dilakukan  karena ketua DPRD enggan menemui  setelah mereka menyampaikan orasi selama 1,5 jam terkait penolakan UU MD3, Jumat (2/3/2018).

Sebelum memanjati pagar, massa aksi merapat ke papan nama di bagian tengah depan gedung DPRD Sumenep.

 Sementara pintu masuk yang terletak di bagian kiri gedung DPRD dijaga ketat oleh keamanan.

 Setelah orasi memanas, dalam satu komando, massa aksi langsung memanjati papan nama Gedung DPRD Sumenep untuk masuk ke halaman DPRD.

 “Masuk kawan-kawan semua, kita pastikan apakah anggota dewan berada di dalam gedung ini, jangan pernah takut! Mundur adalah penghianatan,” tegas Sutrisno, koordinator aksi yang terdengar dari pengeras suara, Jumat (2/3/2018).

 Massa aksi secara serentak memanjati pagar untuk merangsek masuk ke halaman gedung DPRD.

Keamanan yang sebelumnya berjaga di pintu masuk mulai bergeser ke depan pintu gedung DPRD, menghalau massa aksi yang ingin memasuki gedung DPR.

 “Jangan halangi, buka pintu gedung, kami ingin bertemu dengan perwakilan kami,” teriak Sutrisno yang diikuti teriakan para massa aksi.

 Pihak keamanan enggan memberi izin massa aksi untuk masuk ke dalam gedung DPRD Sumenep.

 “Ini kemanan sebenarnya untuk apa, menghalangi kami untuk menyampaikan aspirasi pada perwakilan kami,” teriak Sutrisno sekali lagi.

 Massa aksi terus menyampaikan aspirasi di depan pintu gedung DPRD Sumenep dengan pengawalan ketat keamanan.

“Kami akan menunggu ketua dewan dan semua pimpinan fraksi untuk menemui kami disini dan berkomitmen menolak UU MD3,” tegas Sutrisno.

 Hingga sekitar 30 menit berorasi, perwakilan DPRD Sumenep enggan keluar menemui massa aksi.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved