Female

Kebaya Aristocrat Anggun nan Glamor

Desainer Djoko Sasongko dengan mengombinasi gaya busana kekinian, sehingga tema Aristocrat ini mampu mencerminkan keanggunan sekaligus glamor.

Kebaya Aristocrat Anggun nan Glamor
surya/ahmad zaimul haq
CULTURE HERTITAGE - Sejumlah model memeragakan busana karya desainer yang ikut dalam hari pertama gelaran East Java Fashion Tendance 2018 yang bertema Culture Heritage, Kamis (1/3/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kebaya adalah busana tradisional yang mampu menjadikan pemakainya tetap menjaga warisan leluhur. Keluhuran busana ini yang diangkat desainer Djoko Sasongko dengan mengombinasi gaya busana kekinian, sehingga tema Aristocrat ini mampu mencerminkan keanggunan sekaligus glamour.

Fashion designer asli Surabaya, Djoko Sasongko menjelaskan, busana kebaya yang dirancangnya ini terinspirasi dengan gaya busana kaum bangsawan zaman kerajaan, yang tetap menjaga warisan budaya ini.

Inspirasi kaum putri bangsawan ini juga membuat tampilan busana kebaya tampak lebih mewah.

“Kaum aristokrat memang yang selama ini melestarikan kebaya sebagai budaya leluhur. Meski begitu, kebaya Aristocrat ini sangat cocok dipakai pada generasi now dengan paduan kekinian,” paparnya di sela-sela-sela fashion show East Java Fashion Tendance 2019 di Ciputra World, Kamis (1/3/2018).

Kebaya Aristocrat yang dibuatnya ada 8 busana dengan karakter serupa. Menggunakan bahan kain brokat, tulle dan duches, semua busana kebaya modifikasi ini menggunakan warna silver, krem dan coklat. Warna-warna itu adalah warna klasik atau vintage yang memberi kesan anggun tapi mewah.

“Nuansa bangsawan juga tampak dengan warna-warna seperti itu,” ujarnya.

Kesan anggun dan mewah juga muncul dari aksen bordir bermotif floral. Motif floral yang dominan adalah bentuk sulur, bunga dan daun-daunan. Motif ini ditampilkan di hampir semua bagian busana, baik atasan maupun bawahan. Tampilan kebaya ini menjadi lebih kinclong karena ada taburan payet dan swarovzky di hampir semua bagian. “Ini menjadikan kebaya jadi lebih glamour,” katanya.

Adapun cutting atau potongan busana, dia memadukan unsur klasik dan kekinian. Unsur kekinian tampak dari potongan mermaid dengan bawahan berekor. Paduan ini makin tampak serasi dengan adanya obi pada pinggang untuk menambah aksen.

“Perpaduan klasik dan kekinian membuat kebaya ini cocok dipakai di zaman now,” urainya.

Kebaya Aristocrat ini sebenarnya sesuai dipakai untuk pengantin, baik pre wedding dan wedding. Hanya saja, kebaya ini juga sesuai dipakai untuk acara pesta, baik di dalam maupun luar ruangan.

“Kebaya ini juga cocok dipakai dari usia produktif, mulai muda hingga ibu-ibu,” pungkasnya. Sudharma Adi

Penulis: Sudharma Adi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved