Breaking News:

SK Gubernur Jatim Selesai, Dana BOS Cair Pekan Depan, Subsidi GTT dan PTT Juga Diberikan

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, Saiful Rachman, mengatakan pekan depan akan dilakukan pencairan dana BOS.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: irwan sy
surya/iksan fauzi
Seorang siswa mengambil dana bosda di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (2/5). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Proses pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sudah memasuki tahap penyelesaian SK Gubernur. Penuntasan tahap ini kemudian dilanjutkan dengan pencairan dana ke tiap rekening sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, Saiful Rachman, mengatakan pekan depan akan dilakukan pencairan dana BOS.

"Besarannya sekitar Rp 1 triliun lebih," kata Saiful, Kamis (1/3/2018).

Ia juga mengungkapkan subsidi untuk Guru Tidak Tetap (GTT) juga mulai dicairkan ke tiap rekening cabang dinas.

"Subsidi sebesar Rp 750 ribu disesuaikan dengan GTT yang telah menerima SK di tiap Kota/ Kabupaten," sambungnya.

Sementara di Surabaya, proses distribusi subsidi gaji GTT dan PTT telah sampai di tingkat cabang dinas. Tercatat ada 301 PTT dan 142 GTT yang akan menerima subsidi gaji dari Pemprov Jatim.

"SK (Surat Keputusan) tentang penerima subsidi sudah kami terima. Kita akan melaksanakan SK tersebut sesuai tugas cabang dinas," imbuh Kepala Cabang Dindik Jatim Wilayah Surabaya, Sukaryantho.

Dijelaskannya, pencairan subsidi akan melalui cabang dinas. Karena itu, langkah pertama yang dilakukan adalah memastikan setiap penerima subsidi telah memiliki rekening. Sebab dari cabang dinas, subsidi akan diberikan langsung ke rekening guru.

"Tetapi sekolah tetap akan diberi tahu, siapa saja guru yang mendapat subsidi," tuturnya.

Sekolah, lanjutnya, akan menghitung kembali untuk menyesuaikan gaji penerima subsidi. Khususnya terkait gaji yang sudah diterima pada Januari dan Februari secara utuh.

"Jadi subsidi itu bukan tambahan. Karenanya harus ada rasionalisasi oleh kepala sekolah. Dan untuk subsidi yang sudah terlewat pada Januari dan Februari akan tetap dibayarkan," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved