Berita Surabaya

Dinkes Jatim Targetkan 90 Persen Anak Imunisasi Difteri Tahun ini

Dinkes Jatim menargetkan, tahun ini 90 persen anak di Jatim mendapatkan imunisasi difteri.

surya/ahmad zaimul haq
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin difteri pada siswa saat gerakan imunisasi difteri di SD Kaliasin 1 Surabaya, Senin (5/2/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penyebaran penyakit Difteri yang cepat antar manusia membuat Dinas Kesehatan Jatim berusaha memberikan imunisasi semaksimal mungkin.

Kepala Seksi Pencegahan Pengamatan Penyakit dan Penanggulangan Masalah Kesehatan (P3PMK) Dinas Kesehatan Jatim, Gito Hartono menyatakan pihaknya menargetkan sebanyak 90 persen anak di Jatim bisa mengikuti ORI (Outbreak Response Immunization) untuk mencegah penularan pada penyakit yang bisa menyebabkan kematian itu.

Ia mengungkapkan, pada tahun 2017 ada 460 kasus difteri di Jatim dan 16 kasus di antaranya berujung pada kematian. Daerah-daerah yang kasus difteri hingga meninggal dunia antara lain Pasuruan, Surabaya dan Sampang.

"Target pada bulan Februari imunisasi sudah beres. Tapi jika ada akan diperlebar waktunya hingga Maret,"lanjutnya.

Sejunlah kendalanjuga dialami dalam memberikan vaksin ini. Seperti terkait halal haramnya vaksin ini.

"Kmai pastikan vaksin ini jelas dan pasti tidak mengandung babi," ujar Gito.

Untuk kebutuhan vaksin, dia menegaskan tidak ada masalah karena vaksin sudah datang 100 persen. Sementara untuk alat suntik, pihaknya menyediakan 80 persen dan saat ini telah tersedia 60 persen.

"Pengiriman bertahap karena keterbatasan tempat. Vaksin harus disimpan yang menuhi syarat. Itu sebabnya kami tidak bisa mengambil 100 persen," ujarnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved