Breaking News:

Pilkada 2018

Di Dalam Program Seribu Dewi, Puti Soekarno Ingin Perbanyak Guide Bersertifikat

Calon Wakil Gubernur Jatim, Puti Guntur Soekarno, berencana mencetak banyak pemandu wisata bersertifikat andai ia terpilih nanti.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Parmin
surya/bobby constantine koloway
Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno, mendaki Gunung Budeg, di Tulungagung, untuk bisa berdiskusi dengan 40 Podarwis se-Kabupaten Tulungagung, Selasa (27/2/2018). 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Calon Wakil Gubernur Jatim, Puti Guntur Soekarno, berencana mencetak banyak pemandu wisata bersertifikat andai ia terpilih nanti. Rencana ini akan ia masukkan dalam langkah kerja program Seribu Dewi (Desa Wisata).

Komitmen ini diucapkan oleh Puti pada acara pertemuan dengan 40 kelompok sadar wisata (pokdarwis) se-Kabupaten Tulungagung, Selasa (27/2/2018) di Gunung Budeg, Tulungagung.

Menurut kandidat nomor urut dua ini, pemberian pelatihan kepada masyarakat terkait wisata, merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas pariwisata di Jawa Timur.

"Di dalam program Seribu Dewi ada beberapa langkah dalam mengembangkan pariwisata. Termasuk dengan memberikan akses dan pelatihan kepada masyarakat," ujar Puti, Selasa (27/2/2018).

"Kami juga tengah merancang program, bagaimana guide itu juga mendapat sertifikasi," lanjut kandidat yang akan berpasangan dengan Calon Gubernur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ini.

Sehingga, menurutnya, Jawa Timur akan memiliki guide berkualitas yang bisa menjadi pemandu bukan hanya untuk turis lokal, namun juga mancanagara.

"Tantangan kedepan, memang setelah mengenalkan kepada dunia, tugas kita adalah memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan," urai Mantan Anggota DPR RI Komisi X ini.

Untuk menuju lokasi diskusi, Puti sebelumnya harus mendaki lereng gunung Budeg sekitar 300 meter dengan berjalan kaki. Meskipun sebelumnya telah melakukan sosialisasi di enam titik di hari yang sama, cucu Bung Karno ini tetap terlihat semangat mendaki lereng tersebut.

Puti pada kesempatan ini menjelaskan bahwa sektor pariwisata akan menjadi salah satu program yang akan menjadi fokus pengembangannya. "Gus Ipul sudah membagi tugas dengan kami. Bahwa, sektor pariwisata menjadi salah satu bidang yang dipercayakan kepada kami untuk dikembangkan," urai mantan angota DPR RI yang membidangi pariwisata dan ekonomi kreatif ini.

Menurutnya, pengembangan pariwisata di Jawa Timur selama ini belum menjangkau dua hal. Yakni, membangun pariwisata berbasis desa serta meningkatkan kualitas kreasi melalui pemberdayaan masyarakat.

"Semua itu harus dikombinasikan. Kami akan menjembatani antara pemerintah desa, kabupaten, hingga pusat. Saat ini, ada 40 pokdarwis di Tulungagung. Semua itu harus berkombinasi," urainya.

Tak hanya itu, ia juga menyiapkan penguatan modal hingga promosi lewat digital. "Sehingga, nantinya bukan hanya menjadi konsumsi internal dalam negeri, namun juga hingga luar negeri," pungkasnya.

Diakui oleh Ketua Pokdarwis Tulungagung, Karsi Nero Sutamprin, peningkatan kualitas SDM untuk sadar wisata sangat diperlukan. Terutama dalam hal memperbanyak pemandu wisata.

"Memang harus ada standarisasi di segala bidang, terutama SDM-nya. Apalagi, saat ini Tulungagung sudah dilirik baik wisatawan nasional maupun internasional," kata Karsi dikonfirmasi terpisah.

"Kami mendukung program Mbak Puti yang berfokus dalam penguatan SDM. Ada dua hal yang harus ditnamkan pada pelatihan tersebut. Pertama, tentang ide dan gagasan soal wisata. Serta, standarisasi guiding. Satu destinasi wisata idealnya harus memiliki dua guide bersertifikat," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved