Rabu, 8 April 2026

Waspada! Enam Kecamatan di Sampang Ini Rawan Potensi Bencana

Bencana-bencana alam tersebut tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Sampang.

Penulis: Khairul Amin | Editor: irwan sy
antara/saiful bahri
Warga naik becak menerobos banjir di Jalan Imam, Sampang, Jatim, Selasa (27/9/2016). 

SURYA.co.id | SAMPANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang merilis sebanyak 64 bencana alam sudah melanda Kabupaten Sampang dari tahun 2017 hingga Februari 2018.

“Per bulan Desember 2017 sudah terjadi 61 bencana alam, sementara hingga Februari 2018, terjadi 3 bencana alam,” terang Anang Djoenaedi, Kepala BPBD Kabupaten Sampang, Selasa (27/2/2018).

Anang mengungkapkan bencana yang terjadi berupa banjir, tanah longsor, puting beliung, pohon tumbang, gempa (dampak guncangan gempa di Jakarta), dan pohon tumbang.

Bencana-bencana alam tersebut tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Sampang.

Bencana pohon tumbang sering terjadi di Kota Sampang, sementara bencana longsor sering terjadi di Kecamatan Kedungdung, Tambelangan, dan Karang Penang.

“Titik rawan bencana alam secara umum berada di Kecamatan Kota Sampang, Karang Penang, Camplong, Robatal, Tambelangan, dan Kedungdung,” tutur Anang.

Pada titik-titik rawan tersebut, tambah Anang, sudah didirikan posko siaga tanggap darurat bencana.

“Sehingga kita bisa cepat memberikan penanganan saat terjadi bencana alam,” terang Anang.

Anang Djoenaedi, Kepala BPBD Kabupaten Sampang saat memberikan keterangan pada media, Selasa (27/2/2018)
Anang Djoenaedi, Kepala BPBD Kabupaten Sampang saat memberikan keterangan pada media, Selasa (27/2/2018) (surya/khairul amin)

Menurut Anang, dari 64 bencana alam yang terjadi di Kabupaten Sampang, belum ada korban jiwa.

“Beluma ada korban jiwa, semoga tidak ada. Hanya saja ada sedikit kerugian material terhadap masyarakat terdampak,” terang Anang

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved