Berita Sumenep
Sumenep Sering Dilanda Banjir, Berikut ini Tawaran Solusi Dinas PU Pengairan
Banjir kota sumenep sebulan terakhir, menurut Eri Susanto, Kadis PU Pengairan Kabupaten Sumenep karena tidak cukupnya daya tampung Kali Marengan.
Penulis: Khairul Amin | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SUMENEP – Banjir sering melanda kota sumenep sebulan terakhir, menurut Eri Susanto, Kadis PU Pengairan Kabupaten Sumenep karena tidak cukupnya daya tampung Kali Marengan.
Kali ini menampung air utama di kota sumenep yang terletak di Desa Pabian.
“Seperti banjir yang terjadi di kota sumenep pada Senin (26/2/2018) lalu, itu karena memang daya tampung kali marengan sudah tidak cukup,” terang Eri.
Menurut Eri, daya tampung Kali Marengan 37 ribu m3/detik, sementara aliran air yang datang pada Senin (26/2/2018) saat banjir adalah 103 ribu m3/detik.
“Sehingga ada kelebihan debit air sekitar 65 ribu m3/detik,” tutur Eri.
Selain normalisasi kali Marengan, diperlukan penambahan titik-titik tempat penampungan air baru.
Pihaknya bersama beberapa instansi terkait akan melakukan penambahan titik penampungan air baru dengan pemilahan muara drainase.
"Bagian utara ke kali Patrean, Barat ke Kebun Agung, sementara Selatan ke Kali Pinggirpapas dan Saroka,” terang Eri.
Eri juga menambahkan, penambahan titik-titik baru sudah fix dan akan sebagian sudah ditenderkan.
"Secepatnya akan kami kerjakan, untuk normalisasi sudah kami lakukan, seperti di kali anjuk juga kali ambat,” tambah Eri.
Sementara untuk realiasasi secara penuh terhadap mekanisme pengalihan titik-titik daya tampung baru menurut Eri akan efektif di tahun 2019.
“Ya semua itu baru bisa difungsikan secara maksimal tahun depan (tahun 2019), sekarang masih tahap persiapan dan pengerjaan,” tegas Eri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kadis-pu-pengairan-kabupaten-sumenep-eri-susanto_20180227_224356.jpg)