Berita Surabaya

Pemilihan Muslimah Syar’i Diharapkan Bisa Jadi Kontes Putri Indonesia ala Muslimah

“Kegiatan yang saya adakan di PTC waktu itu saya putuskan gratis agar menarik peserta. Kalau sekarang Alhamdulillah peminatnya sangat besar.”

Pemilihan Muslimah Syar’i Diharapkan Bisa Jadi Kontes Putri Indonesia ala Muslimah
surya/achmad pramudito
Tiap bulan Februari SZ Model Management menggelar Pemilihan Muslimah Syar’i. Kegiatan ini diharapkan bisa mengalihkan perhatian anak muda khususnya muslimah. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Muslimah yang memutuskan berhijab tak bakal kehilangan ‘panggung’. Meski sudah
memutuskan menutup auratnya sesuai syariat agama, para model muslimah ini tetap bisa
menggeluti dunia modeling seperti model-model lainnya.

Itulah semangat yang melatari terbentuknya SZ Model Management sekitar tiga tahun silam.
Memang tidak mudah. Ketika pertama kali menggelar kontes Pemilihan Muslimah Syar’i sekitar
tiga tahun lalu, SZ Model Management kebingungan mencari peserta.

“Kegiatan yang saya adakan di PTC waktu itu saya putuskan gratis agar menarik peserta. Kalau
sekarang Alhamdulillah peminatnya sangat besar,” ucap Suci Agustina Lestari, pendiri SZ
Model Management.

Antusiasme yang terjadi sejak tahun kedua itu, membuat Suci memberanikan diri
menyelenggarakan Pemilihan Muslimah Syar’i di tiga kota sekaligus, yaitu Jember, Malang, dan
Surabaya.

“Karena waktu itu saya amati banyak peserta dari luar kota. Jadi pemikirannya, kenapa tidak SZ yang datang ke kota-kota tempat para peserta itu,” imbuhnya.

Lewat kontes Muslimah Syar’i tersebut, Suci ingin meyakinkan remaja agar tidak takut lagi
memakai busana muslim.

“Kenapa harus tertarik pada lomba yang mengumbar keseksian? Bisa juga kok ikutan lomba syar’i, dan karir di dunia entertainment tetap terbuka lebar,” kata ibu tiga anak ini.

Untuk memberi bekal lebih pada para peserta yang lolos babak final, SZ Model Management
pun untuk pertama kalinya tahun ini menggelar karantina yang mengharuskan pesertanya
menginap.

“Tujuannya agar mereka bisa fokus ikut pembekalan yang diberikan selama
karantina,” ungkapnya.

Saat karantina yang diadakan pada 17 April mendatang, para finalis akan mendapat materi
seperti public speaking, dan teknik catwalk.

Halaman
12
Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved