SOSOK - Erika Andhini Putri, Tak Perlu Ribet Cari Seragam Jilbab

Sebagai anggota Linmas, Erika mengaku diuntungkan dengan tempat tugasnya.

surya/nuraini faiq
Erika Andhini Putri 

SURYA.co.id | SURABAYA - Erika Andhini Putri tak perlu susah-susah mencari hijab. Anggota Linmas Kota Surabaya ini juga tak perlu kesulitan  menyesuaikan jilbab dengan pakaian yang dikenakan tugas  saban hari. 

Sebagai anggota Linmas, Erika mengaku diuntungkan dengan tempat tugasnya.

"Kebetulan seragam saya hitam, jadi tidak sulit mencari jilbab hitam," ucap Erika, Minggu (25/2/2018).

Gadis kelahiran 19 Agustus 1993 ini dipercaya memegang bagian sosial media Linmas di Command Center 112 Kota Surabaya. Setiap saat warga banyak yang melapor kejadian di sekitar mereka. 

Erika bersama tim Medsos menyebarnya ke medsos. Alumnus SMK Sejahtera Surabaya ini juga tak ketinggalan tren mode hijab dalam tugasnya sebagai anggota Linmas di Surabaya ini.

Namun mode pakaian ini harus disesuaikan dengan tempatnya bertugas.

"Saya dituntut dinamis dan aktif. Jilbanku yang simpel saja. Bagi saya gan perlu merek yang penting pas dan nyaman dipakai," sambungnya.

Erika biasa mencari jilbab di mana pun. Tak harus di toko mahal. Bahkan dia biasa membeli jilbab di pasar-pasar biasa.

Gadis yang Sebelumnya pernah bertugas turun jalan ikut membantu mengatur lalu lintas ini harus menyediakan hijab pengganti setiap hari. Tapi karena semua hitam jadi tidak tahu apakah hijab ganti atau tidak.

"Padahal kalau saya tidak ganti juga tidak ada yang tahu. Tapi karena demi pakaian kerja ya wajib ganti," ucap Erika.

Gadis 24 tahun ini mengaku penasaran dengan cara berjilbab yang ramai dalam tutorial di YouTube. Namun dirinya lebih senang belajar mengenakan jilbab dari teman dan saudara.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved