Sosok

Henidar Amroe: Tiga Tahun Jobless

Perempuan kelahiran Bogor ini tak menepis sempat tiga tahun tanpa pekerjaan setelah memutuskan memakai hijab di tahun 2009.

surya/achmad pramudito
Henidar Amroe 

PAKAI hijab bakal tak bisa berkarir di dunia entertainment? Kenyataan pahit itu sempat dialami oleh mantan model papan atas, Henidar Amroe.

Perempuan kelahiran Bogor ini tak menepis sempat tiga tahun tanpa pekerjaan setelah memutuskan memakai hijab di tahun 2009. Reaksi keras langsung dia terima dari mereka yang bergerak di dunia hiburan, khususnya dunia film dan sinetron.

“Mereka protes keras. Nggak lucu ah, pakai hijab, buka lagi! Kenapa sih tutup-tutup segala,” begitu cetus Henidar mengutip ucapan para pengelola dunia hiburan.

Mereka tidak yakin Henidar yang selama ini dikenal jago sebagai pemain antagonis bakal tetap menarik perhatian pemirsa televisi saat memakai hijab. “Mereka nggak percaya, begitu pakai ‘bisa nggak nih Henidar bikin rating kalau pakai hijab’,” paparnya kembali mengutip pernyataan bernada pesimistis dari kalangan rumah produksi.  

Untuk merubah sikap wanita berdarah Jawa, Sunda, Inggris, dan Minang itu, banyak cara dilakukan rumah produksi. “Saya kasih dua judul striping, yang satu India yg satu Indonesia, ayo gabung bla bla bla….,” kata Henidar sambil mengenang masa pahit yang dialami sekitar sembilan tahun silam itu.

Diakui Henidar, dirinya sempat goyah. “Bayangkan, kalau demi karir dan mata pencaharian di situ, tawaran striping satu tahun itu bisa buat beli rumah baru,” tuturnya kepada Surya, Minggu (25/2).

Ketika hal itu disampaikan ke orangtuanya, ibundanya kontan minta agar dirinya tetap teguh pada sikapnya.

“Nggak usahlah kalau kamu buka-buka (hijab). Allah tidak suka lagi sama kamu. Kalau sudah rejeki insyaallah akan dapat,” pesan ibunda Henidar.

Mengenai kekhawatiran bakal kehilangan pekerjaan, ibunda Henidar kembali memberi semangat dirinya,”Kalau kamu nggak bisa makan kamu makan disini saja. Kalau nggak bisa beli baju nanti ibu yang belikan kamu baju. Jadi kalau kamu niatnya hidup mewah ibu belum bisa (penuhi), tapi Allah akan penuhi keinginan kamu rejeki kamu kalau kamu mau istiqomah.”

Akhirnya kepada para pengelola rumah produksi itu Henidar kukuh pada pendiriannya. “Mohon maaf saya kadung kontrak sama Allah, biar Allah yang menentukan rejeki saya,” tegasnya.

Setelah tiga tahun ‘jobless’, perlahan-lahan Henidar kembali mendapat tawaran bermain di sejumlah judul sinetron dan film.

“Prinsipnya, jika hanya mengejar dunia, saya nggak akan dapat akhirat. Kalau kejar akhirat insyaallah saya dapat semuanya. Saya juga bisa bahagia, lebih damai, dan lebih nyaman,” ungkap pendukung film Bidadari-Bidadari Syurga (2012) dan Kalam-Kalam Langit (2016) ini.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved