Breaking News:

Tak Kuat Nanjak, Truk Bermuatan Pupuk Tutup Jalur Probolinggo-Lumajang

Upaya itu mengakibatkan ekor truk masuk ke dalam sungai yang tidak berair. Sementara badan truk, menutupi ruas jalur Probolinggo-Lumajang.

surya/erwin wicaksono
Badan truk, menutupi ruas jalur Probolinggo-Lumajang 

SURYA.co.id | PROBOLINGGO - Kemacetan panjang terjadi di jalur selatan Probolinggo menuju Lumajang, Jumat (23/2/2018). Ini disebabkan truk bermuatan pupuk mengalami kecelakaan dan badan truk memalangi ruas jalan yang berada di Desa Malasan Wetan, Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo.

Diduga, truk dengan nopol W 8810 US yang dikemudikan oleh Slamet Wiyono (50), warga Desa Ringinpitu, Kecamatan Plemahan, Kediri, ini tak kuat menanjak.

Kasatlantas Polres Probolinggo, AKP Ega Prayudi, mengatakan saat itu truk berjalan dengan kecepatan sedang. di Desa Malasan Wetan, kondisi jalan menanjak, dan truk yang membawa muatan pupuk itu tak mampu melintas, bahkan hingga berjalan mundur.

"Kemudian badan truk itu, melintang dan menutupi lajur jalan," kata Ega.

Pengemudi truk sudah berusaha mengerem untuk menghindari korban. Namun, remnya tidak berfungsi dengan normal dan truk tetap mundur.

Pengemudi membanting stir ke kiri atau timur dengan harapan tujuannya untuk menahan laju truk yang bergerak mundur.

Upaya itu mengakibatkan ekor truk masuk ke dalam sungai yang tidak berair. Sementara badan truk, menutupi ruas jalur Probolinggo-Lumajang.

Dari arah Probolinggo menuju Lumajang, antrian panjang kendaraan roda empat atau lebih, mengular hingga Desa Clarak Kecamatan Leces. Sementara dari arah sebaliknya, kendaraan yang terjebak kemacetan hingga di Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang.

"Tidak ada korban jiwa pada kecelakaan ini," ujar Ega.

Naik Ojek

Sementara itu, warga ada yang memilih naik ojek untuk menerobos macet di Jalan Raya Probolinggo-Lumajang ini. Rina (27), contohnya, warga Lumajang yang berprofesi sebagai pegawai Bank Mandiri di Lumajang yang hendak melakukan kunjungan kerja menuju Probolinggo, nampak geram dengan kemacetan yang terjadi

Perempuan tersebut memilih melanjutkan perjalanan ke titik yang tidak macet, dengan menggunakan ojek.

"Waduh kalau nunggu terus ya ga selesai-selesai mas, saya ini ya dituntut waktu mas, untung ada ojek warga sini yang mau nganterin saya ke titik yang tidak macet, nanti saya dijemput orang bank di Probolinggo diseberang sana " kesal Rina siang itu.

Keputusan memilih melanjutkan perjalanan dengan menggunakan jasa ojek, lantas diikuti oleh rekan-rekan Rina.

"Kalau gak gini ya ga nyampai-nyampai, ojek datang disaat yang tepat" tambah Rina ketika sampai di titik setelah truk melintang.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved