Liputan Khusus

News Analysis : Cegah Timbulnya Difteri pada Anak-anak Lewat Makanan Bergizi dan Lingkungan Sehat

Setelah vaksinasi pertama, harus dilakukan vaksinasi ulang pada bulan berikutnya

News Analysis : Cegah Timbulnya Difteri pada Anak-anak Lewat Makanan Bergizi dan Lingkungan Sehat
surya/ahmad zaimul haq
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin difteri pada siswa saat gerakan imunisasi difteri di SD Kaliasin 1 Surabaya, Senin (5/2/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Difteri adalah suatu infeksi akut yang disebabkan bakteri corynebacterium diphtheriae.

Difteri lebih sering menyerang anak-anak. Penyakit ini ditandai dengan terbentuknya lapisan yang khas pada selaput lendir saluran napas, dan adanya kerusakan otot jantung dan jaringan saraf.

Penularan difteri biasanya terjadi akibat kontak langsung dengan penderita atau adanya carrier (pembawa kuman), saat penderita batuk, bersin, dan berbicara.

Gejala awal penyakit yang masa inkubasinya antara 2-5 hari ini adalah sakit tenggorokan ringan dan demam (antara 37,8 - 38,9°C).

Pada anak-anak biasanya disertai rasa mual, muntah, menggigil, dan sakit kepala.
Lalu, terdapat lapisan tipis yang khas, biasanya di daerah tonsil (amandel), berwarna putih keabuan, kotor, kasar dan melekat erat, sehingga apabila diambil secara paksa menimbulkan pendarahan.

Penyakit ini bisa tetap ringan saja, tetapi sering bertambah parah dengan keluhan sakit saat menelan dan tubuh melemah.

Pharing (kerongkongan) dan laring (saluran napas) juga membengkak, sehingga menyumbat jalan pernapasan dan biasanya terdengar suara serak saat anak menarik napas.

Untuk membantu pernapasan, biasanya dokter akan melubangi bagian tenggorokan (tracheotomi).

Selain terjadi kelumpuhan pada langit-langit lunak, napas anak akan berbau busuk dan kelenjar limfe pada leher membengkak.

Meskipun kuman difteri paling sering menyerang saluran napas bagian atas, seperti hidung, tenggorokan, dan tonsil, namun kuman ini dapat pula menyerang pusar, selaput putih mata, dan vagina.

Halaman
1234
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved