Berita Surabaya

Empat Pelukis Satukan Hati dalam Goresan Karya Seni

Romantisme bisa diungkapkan lewat beragam cara dan media.Seperti 4 pelukis ini. Mereka menyatu dalam sebuah pameran bertajuk 'Dari Hati'

Empat Pelukis Satukan Hati dalam Goresan Karya Seni
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Sejumlah pengunjung mengapresiasi lukisan-lukisan yang dipamerkan di Hotel JW Marriott dalam pameran bertajuk 'Dari Hati', Minggu (18/2/2018) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Romantisme bisa diungkapkan lewat beragam cara dan media. Maka empat pelukis ini pun menyatu dalam sebuah pameran bareng bertajuk ‘Dari Hati’ untuk berbagi ungkapan cinta kasih lewat karya masing-masing.

Karya seni dua pelukis dari Bali, I Gede Putra udiyana dan Gandar Dagar, gabung bareng seniman lukis dari Surabaya, Ida Fitriyah, dan Yoes Wibowo asal Sidoarjo ini dipajang selama sebulan di lobi Hotel Fairfield by Marriott Surabaya mulai Rabu (14/2).

‘Dari Hati’ tak hanya jadi tema sentral pameran lukisan tersebut, sebab para pelukis juga berupaya membawa tema itu dalam karya mereka.

Dalam karya berjudul ‘Dari Hati’, Fitri yang kelahiran Lamongan ini menggambarkan sosok wanita tengah menatap bunga mawar merah yang sedang merekah.

“Ini ekspresi harapan terhadap sesuatu berkah yang baik,” ungkapnya mengenai makna karya lukis yang dituangkan di atas kanvas berukuran 140x140 cm tersebut.

Sedang pelukis Udiyana mengekspresikan suasana hatinya yang mengharubiru juga lewat karya yang juga diberi judul ‘Dari Hati’. Dalam karya mix media itu pelukis kelahiran Denpasar ini menggambarkan beragam makhluk keluar dari sebuah hati yang terbelah.

Menurut Udiyana, proses paling sulit untuk menghadirkan sebuah karya adalah menggagas ide.

“Paling lama itu menentukan ide. Setelah dapat (ide), menyelesaikan karya biasanya hanya perlu waktu satu jam tuntas,” katanya.

Karena itu, pameran bersama ini diakui Udiyana dan Fitri hanya perlu waktu sebulan untuk mewujudkannya.

“Sebelumnya kami terlibat dalam diskusi panjang untuk menghadirkan tema yang khas agar bisa menjadi kegiatan bersama,” imbuh Udiyana.

Di kesempatan yang sama, GM Hotel Fairfield by Marriot, Victor menyatakan, bahwa seni lukis harus diakui merupakan dunia yg menggairahkan dalam kehidupan yang memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri.

"Kami sangat mengapresiasi semua karya yang telah diciptakan seniman-seniman hebat ini. Tanpa adanya seni, hidup ini seakan kurang lengkap dan gersang, datar begitu saja," tandas Victor.

Dia berharap, pameran lukisan di Hotel Fairfield by Marriott Surabaya tersebut dapat memotivasi para seniman untuk berkarya dan berprestasi serta mampu menciptakan harmonisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Maju terus seniman Indonesia. Jangan pernah lelah berkarya. Tunjukkan karya karya terbaikmu dimata dunia," pungkasnya. 

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved