Sabtu, 9 Mei 2026

Kapolda Jatim Ancam Langsung Pecat Anggota Polisi yang Ikut Kampanye Pilkada Serentak

"Kapolsek ikut kampanye, misalnya, tidak main-main akan saya copot langsung,” kata Kapolda Machfud Arifin

Tayang:
Penulis: Sutono | Editor: irwan sy
surya/sutono
Pengasuh PP Tebuireng Jombang KH Shalahudin Wahid alias Gus Solah (kiri) menerima bertukar suvenir dengan Kapoleda Jatim Irjen Pol MachFud Arifin saat Kapolda bersilaturhami di kediaman Gus Solah. 

SURYA.co.id | JOMBANG - Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin Polri meminta anggotanya netral dalam menghadapi Pilkada Serentak 2018, termasuk di Jombang. Bahkan Kapolda Machmud Arifin berjanji menjatuhkan sanksi tegas bagi oknum yang mengabaikan.

“Saya ingatkan kalau ada keberpihakan (dari anggota polisi) pasti kami tindak. Kapolsek ikut kampanye, misalnya, tidak main-main akan saya copot langsung,” kata Kapolda Machfud Arifin, usai bertemu Pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang, KH Shalahudin Wahid (Gus Solah), Sabtu (17/2/2018).

Guna menjamin kelancaran selama proses berbagai tahapan Pilkada, Kapolda Machmud Arifin menyatakan siap sepenuhnya. Bahkan mengantisipasi hingga kemungkinan terburuk pun, kapolda siap menghadapi.

“Kami sudah siap (hadapi Pilkada), ada proses ada tahapan, sampai yang terjelek, kami sudah latihkan. Pelatihan itu kami ambil yang terjelek, tapi mudah-mudahan tidak terjadi,” jelasnya.

Namun Machfud mengingatkan, Polda Jatim tidak bekerja sendirian, melainkan bersama-sama dengan Kodam V Brawijaya dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

"Itu semua guna memciptakan suasana aman dan kondusif. Semuanya kita antisipasi, tapi Jawa Timur tidak masuk dalam peta rawan,” pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved