Kaca Masjid di Tuban yang Dirusak Sudah Terpasang Kembali, Siapa yang Mengganti?

Disampaikan tokoh masyarakat setempat, Mohamad Ainul Yaqin, yang mengganti biaya pembelian kaca adalah keluarga pelaku.

surya/m sudarsono
Tampak anggota Polres dan TNI Tuban memasang kacas di Masjid Baiturrahim bersama tokoh masyarakat. 

SURYA.co.id | TUBAN - Kaca Masjid Baiturrahim di Jalan Gempol, Kelurahan Kingking, Kecamatan/Kabupaten Tuban yang dirusak Ahmad Falih (30), Selasa lalu kini sudah terpasang, Jumat (16/2/2018).

Petugas kepolisian dan anggota Kodim Tuban, bersama masyarakat sekitar ikut membantu memasang kaca tersebut.

Namun siapa yang membiayai pembelian sejumlah kaca tersebut?

Disampaikan tokoh masyarakat setempat, Mohamad Ainul Yaqin, yang mengganti biaya pembelian kaca adalah keluarga pelaku.

"Yang mengganti adalah keluarga dari Ahmad Falih, keluarga dari Desa Karas, Kecamatan Sedan, Rembang," ujar Gus Mat sapaan Mohamad Ainul Yaqin.

Kendati demikian, Gus Mat yang juga sebagai pengasuh pondok al Islahiyyah al Ghozaliyyah itu tidak mengetahui berapa nominal keseluruhan biaya pembelian kaca. Yang jelas, lanjutnya, kasus itu sudah selesai, dan saat ini pelaku sudah ditangani petugas kepolisian.

"Sudah tidak ada masalah lagi ya, semua sudah selesai jangan dibesar-besarkan," pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Iwan Hari Purwanto menyatakan, saat ini pelaku telah menjalani perawatan di RS Bhayangkara.

Perawatan dilakukan untuk mengetahui kondisi kejiwaan pelaku, karena dugaan kuat pelaku memang mengalami gangguan jiwa.

"Informasi dari pihak RS Bhayangkara, Ahmad Falih ini mengidap penyakit Skizofrenia Paranoid. Penyakit ini membuat pelaku merasa takut kalau ada orang bergerombol, seolah-olah mau menyerang dirinya dan keluarganya," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved