Guru Madrasah Non-PNS Mojokerto bakal Dapat Tambahan Insentif

Untuk besaran nilai tunjangan yang akan diberikan kepada setiap orang senilai Rp 250 ribu setiap bulannya.

Guru Madrasah Non-PNS Mojokerto bakal Dapat Tambahan Insentif
kompas.com
Ahmad Faqih, Kepala MI Taufiqus Sibyan, Desa Talango, Proppo, Pamekasan, menggelar aksi tunggal, melelang motornya di Kantor Kemenag Pamekasan, 7 Mei 2015. Di Mojokerto,guru madrasah non-PNS bakal terima tunjangan insentif, Jumat (16/2/2018). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Guru madrasah non pegawai negeri sipil (PNS) di Mojokerto dapat angin segar. Ini lantaran Kementerian Agama (Kemenag) Mojokerto mengeluarkan keputusan semua guru madrasah non-PNS tersebut akan menerima tambahan tunjangan insentif.

Rencana pemberian tunjangan itu, tertuang dalam Keputusan Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2018 tentang Insentif bagi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil pada Kementerian Agama. Untuk besaran nilai tunjangan yang akan diberikan kepada setiap orang senilai Rp 250 ribu setiap bulannya.

"Ini hanya untuk guru yang bukan PNS. Pemberian ini, akan diberikan untuk semua jenjang, mulai dari RA, MI, MTs dan MA," kata Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Mojokerto, M Zainul Tamam, Jumat (16/2/2018).

Meski tunjangan yang diberikan tidak terlalu besar, namun bisa memberikan tambahan pemasukan kepada guru tersebut sebagai ganti tunjangan fungsional yang sejak tahun lalu telah ditiadakan. Sedangkan untuk teknis pemberian intensif itu, rencananya akan dikirim ke rekening masing-masing.

Namun Tamam tak bisa memastikan, dana bantuan tersebut akan diberikan kepada semua guru atau ada syarat tertentu. Sebab sampai saat ini, pihaknya belum menerima petunjuk teknis (juknis) lebih lanjut dari Kementerian Agama Pusat terkait hal itu.

"Ini kan baru keputusan kementerian, sehingga masih bersifat global. Untuk itu, kami menunggu juknisnya seperti apa, besaran dana berapa, siapa saja yang akan menerima, apakah guru yang sudah tersertifikasi atau belum. Ini yang masih kami tunggu," ujarnya.

Penulis: Rorry Nurwawati
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved