Berita Sidoarjo
Kasus Suster Suntik Mayat Berakhir Damai. Laporan Polisi Segera Dicabut
Keluarga mendiang Supariyah bakal mencabut laporan polisi dalam kasus perawat suntik mayat yang kini berakhir damai.
Penulis: M Taufik | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | SIDOARJO - Setelah kesepakatan damai ditandatangani pihak RS Siti Khodijah dengan keluarga, laporan ke Polresta Sidoarjo pun bakal langsung dicabut oleh keluarga almarhum Supariyah.
"Ya, secepatnya laporan itu akan kami cabut. Sebagaimana kesepakatan yang tertuang dalam surat perjanjian yang telah ditandatangani kedua pihak," jawab Achemat Yunus, Kamis (14/2/2018).
Menurut Yunus, dengan adanya kesepakatan ini semua persoalan terkait kasus perawat suntik mayat yang sempat viral sudah klir alias sudah selesai.
"Surat kami direspon oleh pihak rumah sakit dan kami sempat dua kali menggelar pertemuan. Yakni tanggal 6 dan 10 Februari. Hasil pertemuan itu kemudian direalisasikan hari ini dengan penandatanganan kesepakatan damai," katanya.
Dari pertemuan yang dilakukan, Yunus menyebut bahwa persoalan ini terjadi akibat miskomunikasi dan misinformasi.
Usai mendapat penjelasan terkait skedul, sistem kerja, dan berbagai hal dari pihak rumah sakit, pihaknya mengaku bisa menerima penjelasan itu.
Namun, Yunus tidak menjawab pasti ketika ditanya apakah peristiwa Perawat Suntik Mayat itu benar-benar tidak terjadi atau sebaliknya.
"Saya tidak bisa bisa katakan ada atau tidak ada suntik mayat itu," jawabnya.
Dua pihak punya pandangan yang berbeda. Pihak rumah sakit merasa sudah melakukan perawatan sebagaimana SOP yang ada, sementara pihak keluarga meyakini adanya peristiwa tersebut.
Baca: Kasus Suster Suntik Mayat Berakhir Damai, Dirut RS Siti Khodijah Sebut Semua Sesuai Prosedur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/keluarga-pasien-suntik-mayat_20180215_142348.jpg)