Liga Indonesia

Terkait Hadiah Juara Liga 1 dan Liga 2 Musim lalu Belum Cair, Operator Liga Bungkam

Surya.co.id berusaha mengkonfirmasi hal tersebut, Tigor Shalomboboy, Chief Operating Officer PT LIB tak memberikan jawaban hingg malam ini.

Terkait Hadiah Juara Liga 1 dan Liga 2 Musim lalu Belum Cair, Operator Liga Bungkam
Surabaya.tribunnews.com/dya ayu
Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy mengangkat trofi juara Kompetisi Liga 1 yang diraih timnya. 

Surya.co.id | SURABAYA - Terkait tunggakan lebih dari Rp 4 miliyar kepada dua klub juara 2017,  PTLiga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator liga 2017, hingga berita ini diunggah masih tutup mulut.

Diketahui Bhayangkara FC juara Liga 1 dan Persebaya Surabaya Juara Liga 2 pada kompeteisi musim lalu.

Surya.co.id berusaha mengkonfirmasi hal tersebut kepada pihak LIB hingga malam ini, Tigor Shalomboboy, Chief Operating Officer PT LIB tak memberikan jawaban.

Telepon selulernya tidak diangkat, bahkan dihubungi via pesan whatsapp juga tidak ada balasan. Padahal tanda pesan telah dibaca alias tercentang. 

Sebelumnya dua manajer juara Liga, yakni AKBP Sumardji (BFC) dan Chairul Basalamah (Persebaya) meminta kejelasan terkait kepastian pengucuran uang juara, subsidi dan hak siar selama Liga 2017 digelar. 

Apalagi seperti diketahui, Liga 2018 sudah didepan mata. Sehingga tak ayal uang yang nilainya mencapai Rp 4 Miliyar itu akan digunakan kedua tim, masing-masing sekitar Rp 2 Miliyar untuk operasional tim. 

"Subsidi masih nunggak Rp 2,1 Miliyar, ranking dan ratting juga belum di bicarakan. Kalau sesuai janji itu tanggal 16 Januari dan 29 Januari, tapi sampai sekarang tidak ada kabar," kata AKBP Sumardji Manajer BFC pada Surya.co.id, Rabu (14/2/2018).

"Kalau Persebaya, yang benar itu hadiah Rp 1 Miliyar, subsidi dan ganti rugi Cikarang hampir Rp 1 Miliyar. Total hampir Rp 2 Miliyar," jelas Chairul Basalamah saat dikonfirmasi Surya.co.id.

Padahal, berbagai upaya telah dilakukan Persebaya untuk meminta agar uang tersebut segera dicairkan, namun lagi-lagi PT LIB masih memberikan janji-janji dan meminta agar klub sabar. 

"Sampai sekarang masih gelap dan nggak jelas. Kami dari mengirim surat resmi sampai bertanya langsung ke Pak Berlington (Direktur PT LIB, red) katanya sabar dan nanti-nanti terus," jelasnya.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved