Breaking News:

Sambang Kampung

Bermula Dari Pandai Besi, Kini Ngingas Sidoarjo Jadi Sentra Industri Logam

Desa Ngingas di Kecamatan Waru, Sidoarjo, dikenal sebagai kampung logam. Tetapi, inilah sejarahnya yang bermula dari seorang pandai besi.

Penulis: Danendra Kusumawardana | Editor: Eben Haezer Panca

SURYA.co.id | SIDOARJO - Desa Ngingas di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo dikenal sebagai kampung logam

Sebabnya di kampus ini beroperasi tak kurang dari 300 usaha pengolahan logam

Hampir setiap rumah di desa Ngingas, memproduksi benda atau alat yang terbuat dari bahan logam seperti variasi motor, sparepart kendaraan, alat pertanian, kelistrikan, dan lain sebagainya. 

Awal mula yang mempopulerkan desa Ngingas sebagai kampung logam adalah Pemkab Sidoarjo.

"Ini bukanlah hal baru sebenarnya, karena sebelum saya lahir kampung kami sudah memproduksi produk berbahan logam sudah sejak dari nenek moyang," kata Sami'an, Lurah Desa Ngingas.

Semua itu bermula di Dusun Pandean, nama pandean sendiri diambil karena banyaknya warga yang menggantungkan hidupnya menjadi pandai besi.

Dari situ warga meneruskan usaha yang dibangun oleh orang tua di dusun Pandean sejak dulu, hingga menjamur sampai seluruh desa Ngingas.

"Kebanyakan sudah generasi ke-4 yang meneruskan usaha logam," tutur pria lulusan PGRI Sidoarjo ini.

Bedanya, Mesin yang digunakan pengusaha logam di Desa Ngingis saat ini lebih modern. Sehingga proses produksi menjadi lebih cepat.

"Kalau dulu di dusun Pandean masih manual, besi harus dibakar dulu baru bisa dibentuk. Sekarang sudah pakai mesin impor," Ungkapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved