Berita Pamekasan

Heboh 90 Santri di Pamekasan 'Tumbang' Usai Suntik Vaksin Difteri, Ini yang Dilakukan Dinkes Jatim

Sebanyak 90 santri di Pamekasan 'tumbang' usai suntik vaksin difteri. Ini yang akan dilakukan Dinas Kesehatan Jatim selanjutnya.

Heboh 90 Santri di Pamekasan 'Tumbang' Usai Suntik Vaksin Difteri, Ini yang Dilakukan Dinkes Jatim
surya/muchsin
Kadinkes Jatim, dr Kohar Hari Santoso, membesuk korban yang tergolek di Puskesmas Kadur, Minggu (11/2/2018) malam. 

SURYA.co.id | PAMEKASAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim, tetap melanjutkan program vaksin difteri terhadap anak berusia 1 hingga 19 tahun, pasca 'tumbangnya' 90 santri siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan SMA Al Falah, Sumber Gayam, Kecamatan Kadur, Pamekasan usai divaksin, Minggu (11/2/2018).

Kepala Dinkes Jatim, dr Kohar Hari Santoso, ditemui di Puskesmas Kadur, Pamekasan, Minggu (11/2/2018) malam mengatakan, program vaksin ini dilanjutkan karena penting bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Dinkes kabupaten dan petugas Puskesmas Kadur, akan mengumpulkan masyarakat, termasuk orang tua dan wali santri yang anaknya mengalami kejadian ini, untuk diberi pemahaman pentingnya vaksin bagi kesehatan anak, Senin (12/2/2018).

Kadinkes Jatim dr Kohar Hari Santoso, mengungkapkan, pemberian vaksin untuk siswa dan santri ini tidak berhenti, melainkan berlangsung tiga tahap.

Dikatakan, tahap pertama Februari 2018 ini, kemudian tahap kedua pada Juli 2018 nanti dan tahap ketiga November 2018.

(Gawat! Puluhan Santriwati Pamekasan Madura Bergelimpangan Usai Disuntik Vaksin Difteri)

(PNS Sumenep Sekamar dengan Penyanyi Dangdut, Digerebek Istri, Pengakuannya Malah Bikin Malu)

(CPNS 2018, Pemprov Jatim Buka 1.900 Lowongan, Ini Formasi yang Paling Banyak Dibutuhkan)

“Makanya kami akan mengumpulkan masyarakat dan wali santri, agar mereka tidak takut jika anak-anak mereka divaksin difteri. Ini dilakukan, agar anak-anak punya kekebalan terhadap penyakit difteri,” kata dr Kohar.

Menurut Kohar, yang terjadi terhadap puluhan santri yang kini sebagian dirawat di Puskesmas Kadur, Puskesmas Larangan, Puskesmas Galis, bukan karena vaksin imunisasi, tapi reaksi suatu kejiwaan.

Halaman
12
Penulis: Muchsin
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved