Khofifah dan Emil Menuju Jatim 1

Khofifah Indar Parawansa Bakal Tingkatkan Penerima Beasiswa untuk Penghafal Al Quran di Jatim

Dalam sambutannya di depan banyak kiai, termasuk Kiai Suyuti Toha dari Banyuwangi, Khofifah mengatakan bahwa hafidz dan hafidzoh adalah pilar

surya/bobby kolloway
Bacagub Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan sambutannya di Istighasah Kubro di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Surabaya, Minggu (5/11/2017). 

SURYA.CO.ID | JEMBER - Bakal Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mulai terbuka tentang apa yang menjadi program yang diangkat dalam Pilgub Jatim 2018 ini

Saat safari ke Pondok Pesantren Pondok Pesantren Nurul Qarnain, Baletbaru, Sukowono, Jember, Jumat (9/2/2018), ia menyampaikan salah satu programnya untuk memberikan tunjangan sapaan penghormatan untuk penghafal Al Quran, hafidz dan hafidzoh.

Dalam sambutannya di depan banyak kiai, termasuk Kiai Suyuti Toha dari Banyuwangi, Khofifah mengatakan bahwa hafidz dan hafidzoh adalah pilar penyangga kehidupan.

"Saya juga ingin sampaikan ke bu nyai dan pak Yai, kemarin saya sudah tanya ke Pakde Karwo (gubernur Jawa Timur) untuk hafidz hafidzoh di Jatim yang sudah menerima sapaan penghormataan ada berapa, ternyata jumlahnya sudah 2500 orang," kata Khofifah.

Menurutnya, sebagai provinsi yang memiliki kawasan yang luas dan terdiri dari 38 kabupaten kota, jumlah itu terlalu minim.

Maka Khofifah ingin meningkatkan jumlah tersebut agar hafidz dan hafidzoh bisa mendapatkan tunjangan perhormatan yang lebih banyak junlahnya.

Bacagub Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan sambutan dalam acara silaturahmi dan konsolidasi ulama dan relawan di Pondok Pesantren Nurul Qarnain, Baletbaru, Sukowono, Jember, Jumat (9/2/2018)
Bacagub Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan sambutan dalam acara silaturahmi dan konsolidasi ulama dan relawan di Pondok Pesantren Nurul Qarnain, Baletbaru, Sukowono, Jember, Jumat (9/2/2018) (SURYA.co.id/Fatimatuz Zahro)

"Maka saya sampaikan juga Pak Yai, kalau Khofifah - Emil menang maka kemungkinan dilantik baru Maret tahun depan.

Oleh sebab itu saya sampaikan usulan anggaran ke Pakde, minimal tahun depan hafidz hafidzoh yang menerima sapaan penghormatan harus mencapai 10 ribu orang," kata Khofifah yang lalu disambut sorak sorai meriah dari santri dan kiai yang hadir.

Menurut Khofifah besaran dana sapaan penghormatan ini akan diambilkan dari dana hibah di APBD Jatim yang totalnya per tahun sekitar Rp 7,5 trilliun. (fz/Fatimatuz Zahroh)

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved