Berita Surabaya

5 Persil Lahan di Proyek MERR Gunung Anyar Belum Berhasil Dibebaskan, ini Langkah Pemkot Surabaya

Pemkot Surabaya akan menyelesaikan proyek MERR Gunung Anyar tahun ini meski masih ada 5 lahan belum dibebaskan. Begini langkah mereka..

5 Persil Lahan di Proyek MERR Gunung Anyar Belum Berhasil Dibebaskan, ini Langkah Pemkot Surabaya
suryaa/ahmad zaimul haq
Lahan pembangunan proyek jalan Merr II C di Gunung Anyar yang mangkrak beberapa waktu lalu. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Lima pemilik lahan yang belum mau melepas lahannya untuk kepentingan proyek jalan Lingkar Timur atau Middle East Ring Road (MERR) di Gunung Anyar, Surabaya, tetap akan diberi ganti rugi sesuai harga konsinyasi. 

Hal itu karena tahun ini Pemkot Surabaya bertekad untuk merampungkan proyek yang masih tersisa 1,8 kilometer itu. 

Pemkot bersikeras jalan penembus tol Juanda dan Sidoarjo ini tinggal harus bisa dioperasikan penuh pada 2018.

 "Target kami 2018 ini, MERR yang saat ini ada hingga wilayah kampus UPN harus sudah tembus hingga Tol. Seharusnya itu proyek nasional tapi kami ambil alih," kata Kepala Bappeko Surabaya Agus Imam Sonhaji, Jumat (9/2).

Saat ini, di areal sisa MERR itu tinggal menyisakan 5 persil rumah saja. Sebagian ngotot meminta ganti rugi lebih tinggi, namun ada juga yang tanahnya masih disengketakan. 

"Nanti mereka akan kami tinggal dan harga sesuai konsinyasi. Proyek harus tuntas tahun ini," jelas Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya, Ganjar Siswo Pramono

Saat ini, Pemerintah Kota Surabaya sudah melelang proyek jalan dengan panjang 1,8 kilometer. Khusus penuntasan MERR tahun ini dianggarkan Rp 102 miliar.

Ganjar menyatakan bahwa akhir Maret 2018 sudah ada pemenang lelang. Kemudian mengerjakan fisik proyek jalur yang sudah dibebaskan sambil menunggu sisa 5 persil milik warga.

Pengerjaan proyek ini akan merampungkan proyek jalan MERR dengan menyambungkan jalan Ir Soekarno yang putus di Gunung Anyar hingga ke arah jembatan Tol Juanda.

Mulanya, proyek MERR ini adalah proyek nasional dengan dana APBN. Pemkot hanya bertugas untuk melakukan pembebasan lahan dan penyiapkan trase jalan yang akan dibangun.

Tapi karena pusat lama untuk penyediaan dananya maka pengerjaan fisiknya tahun ini diambil alih dengan dana dari APBD. Bahkan ditargetkan tahun ini MERR tak lagi buntung. MERR akan nyambung ke Tol Juanda.

Anggota Komisi C DPRD Surabaya Vincensius Awey mendorong agar Pemkot mempercepat terealisasinya MERR sisa. Pihaknya tak menghalangi saat minta anggaran penuntasan MERR.

"Tapi Saya harus tanyakan apakah Pemprov sudah menetapkan lokasi bagi sisa warga yang belum terbebaskan di Gunung Anyar. Ini utama. Soal lahan sisa, harus jalan sesuai mekanisme dan prosedur. Termasuk harga konsinyasi," kata Awey. 

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved