Berita Nasional

Zaadit Taqwa Diminta Tiru Sikap Mantan Ketua BEM FIB UI, 'Jangan Hanya Cari Sensasi,' Seru Netter

Diakui Zaadit, rencana ke Asmat sudah ada, namun penggalangan dananya baru dilakukan setelah aksi kartu kuning Jokowi.

twitter dan youtube
Zaadit Taqwa dan Fuad. 

SURYA.co.id - Aksi ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia memberikan kartu kuning kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menghadiri Dies Natalis ke-68 Universitas Indonesia di Balairung UI, Jumat (2/2/2018) menjadi sorotan.

Zaadit membawa tuntutan, satu diantaranya menyoroti kondisi gizi buruk di Asmat

Menanggapi hal ini, Presiden Jokowi dengan santai menganggap biasa aksi mahasiswa tersebut. 

Dia bahkan berencana mengajak Zaadit dan teman-temannya ke Asmat agar mengetahui kondisi sesungguhnya. 

Namun ajakan itu ditolak mentah-mentah sang presiden mahasiswa. 

Di acara Mata Najwa yang mengangkap tema Kartu Kuning Jokowi, Zaadit mengaku saat ini telah mangumpulkan donasi untuk keberangkatan dia dan timnya ke Asmat.  

Selama tiga hari pengumpulan sudah didapat sekitar Rp 120 juta.

"Dana ini akan dikoordinasikan dengan NGO kerelawanan yang akan memberangkatkan kami untuk membantu teman-teman di Asmat," katanya. 

Diakui Zaadit, rencana ke Asmat sudah ada, namun penggalangan dananya baru dilakukan setelah aksi kartu kuning Jokowi. 

"Ini caranya mahasiswa gak ingin menggunakan uangnya pemerintah yang seharusnya digunakan langsung untuk memperbaiki permasalahan-permasalahan di Asmat," tandasnya. 

Halaman
123
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved