Breaking News:

Berita Tulungagung

Trenyuh, Kondisi Sekolah di Tulungagung Ini Nyaris Ambruk, Ruang Kelas Pun Disekat

Sekolah yang sebelumnya punya empat ruang kelas, kini hanya tinggal tiga ruang kelas.

surya/david yohannes
Salah satu guru di SDN 4 Kedoyo, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, mengajar di dua kelas yang disekat, Rabu (7/2/2018). 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Satu ruang kelas di SDN 4 Kedoyo, Kecamatan Sendang terpaksa diturunkan atapnya, karena hampir runtuh dan membahayakan para siswa.

Sekolah yang sebelumnya punya empat ruang kelas, kini hanya tinggal tiga ruang kelas.

Akibatnya semua ruang kelas sekarang harus disekat, masing-masing untuk dua kelas sekaligus.

"Kalau sebelumnya kelas 6 disendirikan karena mereka sudah mau ujian kelulusan," ujar guru kelas 1, Partiani, Rabu (7/2/2018).

Sebenarnya antar kelas tidak sepenuhnya disekat, tapi hanya dibatasi sebuah papan triplek.

Mengajar di ruang kelas yang disekat membutuhkan upaya ekstra.

Apalagi kini jumlah guru di sekolah ini sangat terbatas.

Jumlah guru PNS hanya tiga, dan empat guru bertatus Guru Tidak Tetap (GTT).

Dari empat guru GTT itu, tiga di antaranya izin cuti usai melahirkan.

"Kalau kemarin dibantu GTT, masing-masing pegang satu kelas. Sekarang saya harus merangkap dua kelas sekaligus," tuturnya.

Sekolah ini memang termasuk SD kecil, dengan jumlah siswa 44 anak.

Warga sekitar mengkhawatirkan kayu bandar dan kayu reng sekolah ini lapuk.

Sebab sebelumnya satu ruang kelas yang diturunkan atapnya, nyaris tidak ada kayu yang bisa disematkan.

Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved