Piala presiden 2018

Gagal Adu Penalti Sebabkan Kekalahan Madura United, ini Pembelaan Pelatih Gomes untuk Sacramento

Pelatih Madura United, Gomes de Olivera berkomentar soal kegagalan Sacramento mengeksekusi penalti saat lawan Bali United. Ini katanya...

surya/istimewa
Marcel Sacramento saat menjalani latihan bersama Madura United. 

SURYA.co.id | MADURA - Madura United mengulangi trauma kekalahan saat memasui fase babak delapan besar Piala Presiden. 

Seperti tahun lalu, tahun ini Laskar Sape Kerrap kembali terhenti di babak delapan besar karena kalah dalam drama adu penalti. 

Hanya bedanya, eksekutor tendangan penalti saat Piala Presiden 2017 ialah Facruddin Aryanto, sementara, Sabtu (3/2/2018) kemarin saat lawan Bali United di Stadion Manahan Solo, eksekutor yang mengikuti jejak Facruddin ialah Marcel Sacramento
,mantan striker Semen Padang.

Kegagalan Marcel menjadi kegagalan satu-satunya dalam drama adu penalti itu.

Meski demikian, Gomes de Olivera Pelatih Madura United mengaku tak mau menyalahkan striker asuhannya itu.

Ikuti Jejak Persebaya, MU Gagal Melaju Ke Semifinal Setelah Kalah Adu Penalti Dari Bali United

Bahkan kekalahan yang dialami Madura United ini, dianggap terjadi bukan karena Marcel, melainkan karena tim yang kurang beruntung.

"Pemain Madura menendang penalti dengan baik, termasuk Marcel meski gagal. Perlu diketahui, kiper (Wawan Hendrawan,red) yang berhasil menepis, bukan tendangan Marcel yang jelek," kata Gomes de Olivera, Minggu (4/2/2018).

Tak hanya membela Marcel Sacramento, pelatih asal Brasil ini juga memuji penampilan Angga Saputro yang dinilai tampil memuaskan.

"Kiper kami juga tampil istimewa dan semua tampil bagus bukan karena satu pemain.Penendang Bali semua bagus-bagus, makanya semua juga masuk," ujarnya.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved