Breaking News:

Berita Surabaya

Terinspirasi Tragedi Guru Dianiaya Muridnya, Pelajar SD ini Gelar Aksi Tolak Kekerasan di Sekolah

Tragedi meninggalnya guru di Sampang karena dianiaya murid sendiri menimbulkan keprihatinan di benak bocah SD di Surabaya. ini yang mereka lakukan.

surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Pelajar SD Muhammadiyah 2 Surabaya memberikan bunga dan memeluk gurunya sebagai bentuk aksi menolak kekerasan di lingkungan pendidikan, Jumat (2/2/2018) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kematian tragis Ahmad Budi Cahyono (27), guru seni rupa SMAN 1 Torjun, Sampang yang meninggal dunia dianiaya muridnya sendiri, menggugah hati banyak orang. 

Tak terkecuali para pelajar SD Muhammadiyah 2 Surabaya.

Jumat (2/2/2018), ketika di Sampang jenazah guru Budi dimakamkan, para pelajar ini menggelar aksi tolak kekerasan di sekolah.

Dalam aksinya, para pelajar cilik tersebut menggelar berbagai poster dengan beragam tulisan. 

Di antaranya : "My Teacher is My Hero", "Guruku Inspirasiku", "Terimakasih Guruku" dan lain sebagainya. 

Selain membentangkan poster, para pelajar ini juga melakukan pembacaan puisi serta membagikan bunga kepada para guru. 

Berikut adalah kumpulan fotonya yang dibidik oleh Fotografer Surya, Ahmad Zaimul Haq

Pelajar SD Muhammadiyah 2 Surabaya membaca puisi saat melakukan aksi damai di depan sekolah, Jumat (2/2). Aksi pembacaan puisi, bentang poster dan pemberian bunga kepada guru itu sebagai bentuk penolakan kekerasan di lingkungan pendidikan.
Pelajar SD Muhammadiyah 2 Surabaya membaca puisi saat melakukan aksi damai di depan sekolah, Jumat (2/2). Aksi pembacaan puisi, bentang poster dan pemberian bunga kepada guru itu sebagai bentuk penolakan kekerasan di lingkungan pendidikan. (surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq)
Pelajar SD Muhammadiyah 2 Surabaya membaca puisi saat melakukan aksi damai di depan sekolah, Jumat (2/2). Aksi pembacaan puisi, bentang poster dan pemberian bunga kepada guru itu sebagai bentuk penolakan kekerasan di lingkungan pendidikan.
Pelajar SD Muhammadiyah 2 Surabaya membaca puisi saat melakukan aksi damai di depan sekolah, Jumat (2/2). Aksi pembacaan puisi, bentang poster dan pemberian bunga kepada guru itu sebagai bentuk penolakan kekerasan di lingkungan pendidikan. (surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq)
Pelajar SD Muhammadiyah 2 Surabaya memberikan bunga kepada guru saat melakukan aksi damai di depan sekolah, Jumat (2/2). Aksi pembacaan puisi, bentang poster dan pemberian bunga kepada guru itu sebagai bentuk penolakan kekerasan di lingkungan pendidikan.
Pelajar SD Muhammadiyah 2 Surabaya memberikan bunga kepada guru saat melakukan aksi damai di depan sekolah, Jumat (2/2). Aksi pembacaan puisi, bentang poster dan pemberian bunga kepada guru itu sebagai bentuk penolakan kekerasan di lingkungan pendidikan. (surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq)
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved