Berita Surabaya

Pengacara ini Diduga Tahu Keberadaan Gunawan, Buron yang Praperadilankan Polda Jatim.

Gunawan Angka Wijaya, pria yang masuk dalam daftar pencarian orang malah mempraperadilankan Polda Jatim. Lalu di mana Gunawan?

SURYA.co.id | SURABAYA - Abdul Malik SH, Kuasa hukum Gunawan Angka Widjaja dalam sidang gugatan Praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Abdul Malik SH diduga tahu keberadaan kliennya yang ditetapkan sebagai DPO oleh penyidik Ditreskrimum Polda Jatim.

Hal itu terungkap saat Abdul Malik yang juga Ketua Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jatim diwawancarai di ruang Tirta I usai sidang, Kamis (1/2/2018).

Bahwasanya surat kuasa yang ditandatangani Gunawan adalah asli dan Malik mengaku ketemu langsung dengan Gunawan.

Tanda tangan surat kuasa Gunawan tertanggal 27 Oktober 2017 (diduga tidak identik) dan perkara praperadilan didaftakan 17 Januari 2018.

"Saya berhadapan langsung dengan klien. Masa berhadapan dengan setan. Kita sama orangnya langung. Jadi kita ini bukan pengacara markus," tandas Abdul Malik.

Bagaimana dengan adanya indikasi tanda tangan Gunawan dalam surat kuasa yang diduga tidak identik (diragukan keasliannya) oleh pihak kepolisian (Bidkum Polda Jatim) dalam sidang praperadilan?

"Itu urusan polisi bukan urusaan kita. Silakan polisi menindak. Kalau saya seorang muslim, apalagi saya barusan pulang umroh. Tanda tangan itu pasti asli. Saya tidak gegabah," jelasnya.

Sementara Ketua Tim Bidkum Polda Jatim, AKBP DR Adang Oktori SH MH, pihaknya akan meminta pada majelis hakim yang dipimpin Dwi Purwanto SH.

"Saya sudah meminta kepada majelis hakim dan majelis mengizinkan setelah sidang praperadilan selesai akan diberikan. Tapi pengajuannya harus secara resmi," ujarnya usai sidang.

Tanda tangan surat kuasa itu yang dinilai tidak identik, kata AKBP Adang, akan dibawa ke Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya. Hal itu untuk menguji keaslian tanda tangan Gunawan yang kini dipakai mempraperadilankan Polda Jatim.

Halaman
12
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved