Piala Presiden 2018

Suporter Nyalakan Flare di Laga Penutup Grup C, Persebaya Surabaya Didenda Rp 10 Juta

Gara-gara flare yang dinyalakan Bonek Mania saat laga penutup melawan Madura United, panpel harus membayar denda sebesar Rp 10 juta.

Suporter Nyalakan Flare di Laga Penutup Grup C, Persebaya Surabaya Didenda Rp 10 Juta
surya/sugiharto
Flare yang dinyalakan suporter saat Persebaya Surabaya melawan Madura United, Minggu (28/1/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Menjadi tuan rumah Piala Presiden 2018 Grup C di Stadion Gelora Bung Tomo, banyak resiko yang harus ditanggung Persebaya Surabaya, salah satunya denda.

Gara-gara flare yang dinyalakan Bonek Mania saat laga penutup melawan Madura United, Minggu (28/1/2018), Panpel Persebaya harus membayar denda sebesar Rp 10 juta.

Denda tersebut dijatuhkan komisi disiplin Piala Presiden.

Keputusan denda tertera pada surat nomor KD006-29012018.

Dalam surat tersebut, Persebaya dinilai melanggar pasal 63 Ayat (1) kode disiplin PP.

Persebaya diberi tenggang waktu selama tujuh hari untuk membayar denda tersebut.

Menanggapi hal ini, Ketua Panitia Pelaksana Wisnu Sakti Buana, menyayangkan kejadian flare yang menghiasi pertandingan bergengsi itu.

Hal ini dinilai sebagai perilaku yang sangat merugikan klub dan tidak sepantasnya dilakukan oleh suporter.

"Sebenarnya, kalau memang cinta Persebaya, seharusnya mereka melakukan hal-hal yang positif dan mendukung tim. Menyalakan flare akibatnya tidak hanya merugikan tim kesayangan, melainkan juga sangat membahayakan," ujar Wakil Walikota Surabaya itu, Rabu (31/1/2018).

Wisnu berharap agar ke depannya, suporter dapat mengambil hikmah dari denda ini sehingga tak terulang di laga berikutnya.

Halaman
12
Penulis: Dya Ayu
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved