DPRD Kota Surabaya

Pasca Dugaan Penculikan Anak, DPRD Kunjungi Sekolah, DPRD: Wujudkan Surabaya Kota Ramah Anak  

Ketua DPRD Surabaya Ir Armuji dan beberapa anggota Komisi D turun ke lingkungan sekolah. Mereka mendatangi SD Muhammadiyah 4 Surabaya.

Pasca Dugaan Penculikan Anak, DPRD Kunjungi Sekolah, DPRD: Wujudkan Surabaya Kota Ramah Anak   
surya/habibur rohman
KUNJUNGI SEKOLAH - Katua DPRD Kota Surabaya Ir Armuji bersama tiga Anggota Komisi D saat berkunjung ke SD Muhammadiyah 4 Surabaya, Jl Pucang Anom, Jumat (26/1/2018). 

SURYA, SURABAYA - Ketua DPRD Surabaya Ir Armuji dan beberapa anggota Komisi D turun ke lingkungan sekolah. Mereka mendatangi SD Muhammadiyah 4 Surabaya di Jl Pucang Anom, Jumat (26/1).

Mereka ingin menyerap aspirasi dan melihat langsung lingkungan pendidikan SD.  "Kebetulan salah satu siswa di SD Muhammadiyah ini ada yang menjadi korban tindak kejahatan. Diculik saat kecelakaan. Sebelumnya, ada juga seorang anak tiba-tiba digelandang orang tak dikenal. Ini kan bikin miris," ucap Cak Ji, sapaan Armuji, di SD Muhmmadiyah.

Dalam kunjungan ini, politisi PDIP tersebut berkunjung didampingi Anggota Komisi D yakni Reni Astuti, Junaedi, dan Diah Katarina. Keempatnya meninjau lingkungan sekolah, sistem pendidikan, dan keamanan lingkungan di sekolah tersebut. 

Mereka sekaligus ingin mengajak dan menyosialisasikan serta mendorong terciptanya situasi aman dan nyaman. Mereka mendorong terciptanya Surabaya sebagai Kota Ramah Anak. 

Di lingkungan mana pun, anak-anak Surabaya harus merasa aman dan nyaman. Belajar di sekolah, bermain di taman, di jalan, di kampung, hingga di rumah, harus terjamin kenyamanan dan keamanannya. 

Dua peristiwa penculikan yang menjadikan anak sebagai korban telah membuat warga Surabaya terperangah. Apalagi ada indikasi mereka yang masih usia anak SD ini diculik bukan karena motif tebusan uang. Cak Ji menyebut sudah mengarah dengan motif bahwa pelaku terindikasi memiliki kelainan seks. "Terlepas motifnya apa, itu menjadi urusan polisi. Anak Surabaya harus terlindungi. Pemkot (pemerintah kota) Surabaya harus lebih peka," kata Cak Ji.

Kedatangan Ketua DPRD bersama tiga anggotanya disambut Kepala SD Muhammadiyah 4 Surabaya, Edi Santoso. Mereka juga menyapa sekitar 150 anak SD ini. Para siswa antusias meyambut wakil rakyat ini. Para siswa juga mengajak berfoto bersama dengan gaya kocak dan polos mereka.

 Peran Sekolah

Fenomena dugaan penculikan kemarin harus menjadi momentum untuk memastikan bahwa kota ini lebih ramah bagi anak. Jangan sampai kejadian itu terulang saat anak pulang sekolah atau di jalan tiba-tiba dibawa orang tak dikenal.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya Diah Katarina menyebutkan bahwa peran sekolah sangat penting dalam masalah ini. "Namun peran paling penting memang ada di rumah. Tapi lingkungan sekolah sangat efektif dalam ikut menjamin keamanan anak," kata Diah.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved