Sambang Kampung Balongsari

Branding Kampung dan Layanan Aplikasi Dongkrak Omzet Usaha Warga

Warga RT 2 RW 2 Kelurahan Balongsari, Kecamatan Tandes, cukup cerdas untuk menguatkan identitas mereka sebagai Kampung Wisata Kuliner.

Branding Kampung dan Layanan Aplikasi Dongkrak Omzet Usaha Warga
surya/ahmad zaimul haq
NUGGET PISANG - Sri Setyawati (43) membuat olahan pisang nugget kekinian yang diberi nama Pisang Nugget Surabaya (PNS). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Warga RT 2 RW 2 Kelurahan Balongsari, Kecamatan Tandes, cukup cerdas untuk bisa menguatkan identitas mereka sebagai Kampung Wisata Kuliner.

Salah satunya dengan banyaknya produk kuliner yang dijual melalui aplikasi online.

Salah satunya, Sriani. Warga yang memiliki usaha kuliner berupa martabak ini mulai memperluas pasar dengan menjual produknya ke jasa aplikasi online.

Agar menarik, ia berinovasi dengan diversifikasi varian rasa untuk martabak buatannya.

“Sudah jalan dua bulan ini. Karena jual lewat online, saya banyak inovasi isian rasa. Ada yang isi kacang polong, jamur, sosis, dan banyak lagi, agar pelanggan punya banyak pilihan rasa,” kata Sriani, Rabu (24/1/2018).

Ia mengaku, dengan memanfaatkan era digital, omzetnya bisa lebih tinggi. Satu hari bisa Rp 800 ribu.

Meski ada potongan untuk bagi hasil dengan penyedia aplikasi, pihaknya mengaku tidak masalah. Sebab pelanggannya lebih banyak dan produknya dikenal luas.

“Yang beli offline pun juga banyak. Makanya kami terbantu dengan ada bazar wisata kuliner. Menurut saya, branding kampung ini bisa mendongkrak omzet juga, hanya saja saya berharap ke depan ada inovasi lebih supaya yang datang juga lebih banyak,” ucapnya.

Ketua RT 2, Norma Sugiartini mengatakan, setiap warganya yang memiliki produk kuliner memang diarahkan untuk menjual secara online. Bahkan, yang belum persiapan dibantu untuk bisa mendapat nilai tambah dengan dijual secara online.

“Kayak kemasannya masih kurang, kami sampai membujuk untuk melihat-lihat dan membelikan kemasan yang bagus,” papar Norma sembari tersenyum.

Ekonomi Keluarga
Sementara, Lurah Balongsari, Sri Subekti mengatakan, kegiatan membuat usaha kuliner sangat baik untuk alternatif mendorong ekonomi keluarga. Terlebih, saat ini dukungan era digital sangat memudahkan pengusaha dalam menemukan pasar.

"Harapan saya, kegiatan di RT 2 ini bisa menular ke kampung lain. Semakin banyak yang ikut mengembangkan usaha dari rumah maka ekonomi akan lebih baik dalam satu keluarga," katanya.

Sri Subekti menyarankan, kegiatan ini bisa dilakukan secara rutin agar bisa menjadi kampung percontohan Pahlawan Ekonomi.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved