Berita Malang Raya

Dianggap Menghina Pancasila, ABG 14 Tahun di Malang Dilaporkan ke Polisi

Seorang ABG umur 14 tahun di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, dilaporkan ke polisi karena menghina Pancasila. Begini bentuk penghinaannya...

Dianggap Menghina Pancasila, ABG 14 Tahun di Malang Dilaporkan ke Polisi
surabaya.tribunnews.com/ahmad amru muiz
Sejumlah anggota Pemuda Pancasila Kabupaten Malang hadir di UPPA Polres Malang menunggu proses pemeriksaan ABG yang dilaporkan melecehkan Pancasila di medsos, Senin (22/1). 

SURYA.co.id | MALANG - Seorang remaja 14 tahun di Kecamatan Kepanjen, kabupaten Malang, dipolisikan karena dianggap menghina Pancasila melalui media sosial. 

ABG berinisial VAM itu melalui akun Facebook, mengubah isi lima sila dalam Pancasila

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adrian Wimbarda mendampingi Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan sedang melakukan pemeriksaan terhadap bocah perempuan yang dilaporkan melakukan pelecehan dasar negara Pancasila.

"Saat ini, kami masih meminta keterangan pada anak tersebut. Jadi sementara belum bisa memberikan hasil pemeriksaanya," kata Adrian Wimbarda, Senin (22/1).

Hanya saja, dijelaskan Adrian, untuk tindak lanjut penanganan atas laporan itu sendiri pihaknya masih menunggu petunjuk pimpinan Polres Malang.

Namun kemungkinan bocah perempuan tersebut akan diberikan sanksi hukum pembinaan mengingat usia masih anak-anak. 

"Tapi untuk kepastian proses hukumnya silahkan ditunggu dahulu ya, kami masih meminta keterangan si anak perempuan sekarang ini," ujar Adrian.

Sementara anggota Komunitas Anak Kepanjen (KAK), Axel Kharisma mengatakan, pihaknya bersama anggota Pemuda Pancasila mengetahui adanya pelecehan Pancasila tidak bisa menerima sehingga memilih untuk melaporkannya ke polisi. 

Dijelaskan Axel, VAM diketahui melecehkan Pancasila melalui status di akun Facebook miliknya, Khenyott Dhellown. Dalam unggagan status tersebut, VAM dengan sengaja mengubah isi sila Pancasila.

"Kamipun tidak bisa menerima tindakan penghinaan itu. Kami masalahkan dia mengubah isi dari Pancasila dengan kata-kata yang tidak pantas," kata Axel di Mapolres Malang.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved