Piala Presiden 2018

Empat Laga Sisa Penyisihan Grup E Pindah ke Kanjuruhan, ternyata ini Alasannya

Sebelumnya memang dalam dua laga awal penyisihan grup, Stadion Gajayana dipilih sebagai tempat untuk menggelar pertandingan.

Empat Laga Sisa Penyisihan Grup E Pindah ke Kanjuruhan, ternyata ini Alasannya
Surabaya.tribunnews.com/Alfi Ramadana
Stadion Kanjuruhan saat dipakai laga Bhayangkara FC vs PS TNI Piala Presiden 2017. 

SURYA.co.id |MALANG - Kabar mengejutkan datang dari manajemen Arema FC. Guna meningkatkan kualitas pertandingan, maka sisa laga penyisihan grup E Piala Presiden dipindahkan ke Stadion Kanjuruhan.

Sebelumnya memang dalam dua laga awal penyisihan grup, Stadion Gajayana dipilih sebagai tempat untuk menggelar pertandingan. Akan tetapi karena curah hujan yang cukup tinggi, kondisi lapangan Stadion Gajayana tak memungkinkan untuk kembali menggelar laga sisa. Apalagi kualitas rumput yang buruk juga sempat dikeluhkan oleh para pemain dan juga pelatih.

Hampir semua pemain dan pelatih sepakat bahwa kondisi lapangan yang buruk membuat pertandingan menjadi lebih berat.

Merespon keluham tersebut, manajemen Arema FC selaku tuan rumah memastikan bahwa untuk laga sisa penyisihan grup Piala Presiden 2018 akan dimainkan di Stadion Kanjuruhan.

"Kami memahami bahwa seluruh klub peserta yang ada di grup E ini ingin menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Oleh karena itu, demi menunjang hal itu untuk sisa pertandingan penyisihan grup E yakni tanggal 25 Januari dan 30 Januari akan dipindahkan ke Stadion Kanjuruhan," ungkap Media Officer Arema FC, Sudarmaji Minggu (21/1/2018).

Ya, kondisi lapangan Stadion Gajayana memang tak bagus. Bahkan saat usai pertandingan pertama antara Bhayangkara FC kontra PSIS Semarang, lapangan terlihat becek diberbagai sudut. Bahkan di bagian tengah tak terlihat seperti rumput, namun justru terlihat seperti kubangan lumpur. Hal itupun cukup menyulitkan tim-tim yang bertanding termasuk juga Arema FC.

"Kami juga berterimakasih kepada tim-tim peserta yang sudah memberikan masukan agar pertandingan selanjutnya digelar di lapangan yang lebih baik. Sebab, secara teknis Arema FC juga dirugikan dengan kondisi lapangan yang tak maksimal itu," imbuhnya.

Sebelumnya panpel memang menginginkan gelaran penyisihan Piala Presiden grup E semua digelar di stadion Gajayana. Saat itu panpel beralasan untuk empat laga sisa ini digelar pada hari kerja. Sehingga dikhawatirkan akan menurunkan antusiasme Aremania untuk hadir. Apalagi posisi Stadion Kanjuruhan yang cukup jauh.

"Kami tetap optimis Aremania bisa tetap memenuhi stadion Kanjuruhan. Sebab, mereka pasti juga ingin melihat performa Arema FC secara maksimal," pungkasnya.

Penulis: Alfi Syahri Ramadan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved