Berita Gresik

Di Pertengahan Masa Bakti, DPRD Gresik Kocok Ulang Jabatan, ini Alasannya

DPRD Gresik bagi-bagi kursi alat kelengkapan dewan di pertengahan masa bakti.

Di Pertengahan Masa Bakti, DPRD Gresik Kocok Ulang Jabatan, ini Alasannya
surya/sugiyono
PARIPURNA - Sidang Paripurna DPRD Gresik dengan agenda penetapan kelengkapan dewan, Minggu (21/1/2018) 

SURYA.co.id | GRESIK - DPRD Gresik bagi-bagi kursi alat kelengkapan dewan di pertengahan masa bakti.  Alasannya sebagai penyegaran dan pergantian tugas sebagai pimpinan sesama anggota dewan di pertengahan masa bakti hingga 2019.

Anggita DPRD Gresik yang mulai menjabat sejak 2014 mengubah alat kelengkapan dewan mulai Ketua Komisi I sampai Komisi IV dan badan musyawarah (Banmus).

Ketua Komisi I membidangi hukum dan pemerintahan digantikan Eddy Santoso dari Fraksi Demokrat, sekretarisnya dari fraksi Golkar yaitu Suparno Diantoro dan Wakil Ketua Mujid Ridwan dari Fraksi PDIP.

Komisi II, bidangi perekonomian dan keuangan diketuai Sholihuddin dari Fraksi PKB, Sekretarisnya Mustaqim dari Fraksi PPP, dan wakil ketua Jumanto dari fraksi PDIP.

Komisi III DPRD Gresik yang membidangi pembangunan diketahui Asroin Widiyana dari Fraksi Golkar, Sekretarisnya Mega Bagus Saputro dari Fraksi PDIP  dan Wakil Ketua Abdullah Munir dari Fraksi Gerindra.

Sedangkan Komisi IV yang membidangi Kesejahteraan rakyat diketuai oleh Khoirul Huda dari Fraksi PPP, sekretarisnya yaitu Ahmad Fauzi dari Fraksi Demokrat dan wakil ketua yaitu Bambang Adi Pranoto dari Fraksi Golkar.

Sementara untuk tim Banmus yaitu Abdul Hamid dari Fraksi Golkar dan wakil ketua yaitu Nur Qolib dari Fraksi PPP, Nur Saidah dari Fraksi Gerindra dan Moh Syafi AM dari Fraksi PKB.

"PAN (Fraksi PAN) jadi ketua Banleg (Badan legislasi)," kata Ketua DPRD Gresik Abdul Hamid, Minggu (21/1/2018).

Dia menambahkan bahwa perubahan alat kelengkapan DPRD Gresik ini juga atas usulan pengurus partai politik sebab sudah setengah periode lebih beberapa anggota dewan sudah menjabat sebagai ketua.

"Awalnya memang sudah waktunya rolling kelengkapan DPRD. Dan memang ada usulan parpol," imbuhnya.

Dengan pergantian pimpinan DPRD ini, diharapkan anggota DPRD Gresik segera melaksanakan tugas sesuai bidangnya.

"Agenda terdekat ya agenda 2018 yaitu tugas ranperda (rancangan peraturan daerah )ya di bulan satu dan dua. Termasuk terkait komisi-komisi juga ada. Seperti komisi informasi, yaitu masalah penerimaan perangkat desa," imbuhnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah mengatakan bahwa, pergantian perangkat DPRD itu untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Kita proporsional dalam memilih alat kelengkapan DPRD, sehingga pelayana terhadap masyarakat dapat berjalan maksimal," kata Nur Saidah. 

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved