Senin, 11 Mei 2026

Citizen Reporter

Anak Kreatif Berkat Plastisin

banyak cara dan media untuk memacu kreativitas anak-anak, salah satu media yang dimanfaatkan dalam pembelajaran adalah plastisin ...

Tayang:
Editor: Tri Hatma Ningsih
suci aristanti/citizen reporter
Aneka kreativitas anak dari media plastisin 

Reportase SUCI ARISTANTI
Mahasiswa Pascasarjana UIN Maliki Malang/Santri PP Daarul Falah Kota Batu

 

PROSES pembelajaran di kelas tiga SD Islam Al-Ghaffar Malang, Kamis (11/1/2018) itu terasa menyenangkan saat mengusung tema seni rupa karya tiga dimensi. Mata pelajaran seni budaya keterampilan (SKB) itu diampu Silvy Maghfiroh S.Pdi, wali kelas tiga.

Sedikitnya ada tiga langkah pembelajaran seni budaya keterampilan yang diterapkan Silvy kepada anak didiknya.

Pertama, guru menyesuaikan dengan standar kompetensi (SK), kompetensi dasar (KD), dan indikator pembelajaran pada tema karya seni rupa tiga dimensi. Selain itu, agar tujuan pembelajaran  tercapai sesuai rencana pelaksanaan pembelajaran.

Standar kompetensi pada materi seni rupa tiga dimensi yaitu mengekspresikan diri melalui karya seni tiga dimensi.

Kompetensi dasarnya adalah mengeskpresikan diri melalui gambar imajinatif mengenai alam sekitar dan memberi warna pada benda, penggunaan warna kontras yang sesuai dan dapat terlihat indah.

Sedangkan indikator yang ingin dicapai pada proses pembelajaran adalah anak dapat mengekspresikan angan-angan dalam bentuk hasil karya seni.

Kedua, guru menjelaskan tentang karya tiga dimensi. dengan menekankan penjelasan bahwa karya tiga dimensi merupakan karya yang memiliki bentuk, baik bentuk panjang, lebar, atau tinggi.

Guru menunjukkan contoh boneka gantungan kunci dan menjelaskan bahwa boneka mempunyai beberapa bentuk sehingga dapat dilihat dari berbagai sudut pandang.

Kemudian siswa diajak berkomunikasi untuk memberikan contoh lain dari bentuk karya seni rupa tiga dimensi yang ada di sekitarnya.

Ketiga, siswa membuat karya tiga dimensi. Jika kerap kali karya tiga dimensi dibuat dengan bahan media tanah liat, kini digunakan plastisin agar praktis dan tidak kotor.

Saat praktik, para siswa kelas tiga pun menerapkan tiga langkah mudah. Yakni, pertama siswa menyiapkan alat tulis, buku gambar, dan krayon. Buku gambar sebagai alas meletakkan karya dan krayon untuk menghiasi buku.

Kedua, siswa membuat bentuk dari plastisin. Tidak ada ketentuan untuk membuat bentuk tertentu. Siswa ditugaskan membuat sesuai keinginan, agar imajinasi dan kreativitas mereka muncul.

Ada yang membuat kupu-kupu, siput, mobil-mobilan, bunga dan lain-lain. Mereka pun mampu mendeskripsikan hasil karya masing-masing.

Silvy berharap agar pembelajaran karya seni rupa tiga dimensi ini dapat menjadi pengetahuan menyenangkan bagi peserta didik karena setiap anak mempunyai angan-angan yang dapat dituangkan menjadi sebuah karya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved