Berita Bangkalan

Ada yang Nyembul di Pinggang Pria Ini, Ternyata yang Dibawanya Benda Tak Terduga

Ada yang nyembul di pinggang pria Bangkalan ini. Ternyata yang dibawanya benda tak terduga ini.

Ada yang Nyembul di Pinggang Pria Ini, Ternyata yang Dibawanya Benda Tak Terduga
pixabay
ILUSTRASI 

"Itu bukan budaya, tapi kebiasaan. Seperti merokok, kan sebuah kebiasaan. Tapi tidak disebut sebagai budaya. Jadi membawa sajam ke mana-mana bukan dalam lingkup budaya," imbuhnya.

Ia menegaskan, pihaknya tidak pernah memberi toleransi terhadap warga yang diketahui membawa sajam di jalan-jalan desa atau pun di perkotaan.

"Kami akan terus meningkatkan razia untuk mengurangi tindakan main hakim sendiri," tegas Anis.

Warga yang diperbolehkan membawa sajam hanyalah seorang satpam yang sudah mempunyai kartu anggota dan petugas ronda di perkampungan yang sudah terdaftar di kepolisian.

"Sajam terbatas seperti parang atau celurit kecil yang mudah diselipkan di balik tubuhnya. Untuk perlindungan saat ronda. Itu pun, sajam tidak boleh bawa ke luar kampung, cukup di kawasan sekitar mereka tinggal," papar Anis.

Sepanjang tahun 2016 dan 2017, Polres Bangkalan telah memproses sebanyak 150 kasus kepemilikan berbagai jenis sajam.

Dengan rincian, 84 kasus terjadi di tahun 2016 dan 66 kasus terjadi di tahun 2017.

"Ada penurunan sekitar 21,4 persen. Tahun ini kami akan terus menekan angka kasus kepemilikan sajam," pungkasnya.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved