Road to Election

Bung Karno Pengagum Mbah Cholil Bangkalan

Cucu Presiden pertama Republik Indonesia Ir Soekarno (Bung Karno) tiba-tiba membuat geger para peziarah di Pesarean Syaichona Cholil

Bung Karno Pengagum Mbah Cholil Bangkalan
SURYA Online/Ahmad Faisol
Pasangan Gus Ipul-Puti ziarah ke Pesarean Mbah Cholil, Desa Martajasah, Keluarahan Mlajah, Bangkalan, Sabtu (20/1/2018) 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Cucu Presiden pertama Republik Indonesia Ir Soekarno (Bung Karno) Puti Pramathana Puspa Seruni Paundrianagari Guntur Soekarno Putri (Puti) tiba-tiba membuat geger para peziarah di Pesarean Syaichona Cholil (Mbah Cholil), Desa Martajasah, Kelurahan Mlajah, Kabupaten Bangkalan, Sabtu (20/1/2018).

Sosok Puti yang siang itu menggunakan baju gamis warna hitam dengan balutan kerudung warna merah mulai akrab di mata para peziarah. Beberapa kali, langkahnya menuju Makam Mbah Cholil terhenti hanya sekedar melayani permintaan swafoto.

Melihat itu, Gus Ipul hanya tersenyum sesekali mengenalkan ke Puti bahwa para peziarah tersebut berasal dari Kabupaten Tuban. Ia juga tak luput dari permintaan swafoto.

Gus Ipul hadir bersama sejumlah tokoh DPD dan DPC PDI Perjuangan serta kiai muda Bangkalan seperti KH Hasani Zubaer. Nampak pula Wakil Ketua DPRD Bangkalan sekaligus Bakal Calon Bupati Bangkalan RK Abdul Latif Amin Imron.

"Saya sudah tahu kalau beliau akan mendampingi Gus Ipul (Saifullah Yusuf) di Pilgub Jatim. Tahunya di media sosial, baru kali ini tatap muka," ungkap peziarah perempuan berusia paruh baya asal Tuban kepada Surya di halaman Masjid Mbah Cholil.

Bagi Puti, Kabupaten Bangkalan bukanlah wilayah asing. Anggota Komisi X DPR RI yang membidangi Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, Olahraga, dan Perpustakaan itu telah beberapa kali berkunjung.

"Sebenarnya bukan pertama kali ke Bangkalan. Tapi kapasitasnya kunjungan kerja sebagai Komisi X. Alhamdulillah saat ini sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur bersama Gus Ipul," ungkap politis PDI Perjuangan itu.

Namun, perempuan berusia 47 tahun itu mengaku baru pertama kali berziarah ke Pesarean Mbah Cholil. Itu tak lepas dari pesan ayahnya, Guntur Soekarnoputra.

"Beliau (Mbah Choli) merupakan tokoh besar yang sangat dikagumi kakek saya, Bung Karno. Ayah saya (Guntur) berpesan agar ziarah ke Kiai Cholil," jelasnya.

Menurutnya, sosok Mbah Cholil tak bisa lepas dari sejarah perjalanan kemerdekaan Bangsa Indonesia. Terutama dalam sejarah terbentuknya organisasi Islam terbesar, Nahdlatul Ulama.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved