Berita Tulungagung

Dijanjikan Gratis, Ijazah Siswa SMKN di Tulungagung Ini Nyatanya Masih Ditahan, Minta Pelunasan

Mereka berharap bisa mengambil ijazah secara gratis, seperti hari sebelumnya. Namun ternyata sikap sekolah sudah berubah.

Dijanjikan Gratis, Ijazah Siswa SMKN di Tulungagung Ini Nyatanya Masih Ditahan, Minta Pelunasan
surya/david yohannes
Suasana SMKN 1 Tulungagung, Jumat (19/1/2018). 

Jika memang ada orang tua siswa yang tidak mampu, diharapkan membawa surat keterangan tidak mampu dari desa.

"Kalau semuanya tidak mau bayar, sekolah bisa minus dong," ujar Santika.

Apalagi, lanjut Santika, kekurangan uang sekolah itu tidak hanya SPP. Tetapi ada juga uang LKS.

"Kalau LKS hubungannya dengan perusahaan yang menerbitkan LKS itu. Hanya memang dikoordinasikan lewat kopersai," tambah Santika.

Sebelumnya seluruh siswa angkatan yang lulus tahun 2017 menolak membayar SPP.

Sebab secara sepihak sekolah menetapkan SPP sebesar Rp 130.000 per bulan.

Jumlah itu memberatkan, karena orang tua siswa di sekolah kejuruan pertanian ini mayoritas bekerja sebagai petani.

Apalagi semua siswa mendapatkan beasiswa sebesar Rp 1.000.000 per anak, per tahun.

Seluruh beasiswa langsung diterima pihak sekolah.

Namun pihak sekolah tidak pernah membuat rincian penggunaan beasiswa itu.

Sekolah juga tidak pernah melaporkan penggunaan Bantuan Oeprasional Sekolah (BOS).

Saat para siswa lulus, mereka diwajibkan membayar kekurangan iuran yang ditetapkan sekolah.
Jika belum lulus, ijazah ditahan pihak sekolah.

Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved