Berita Surabaya

Kapolrestabes Surabaya Imbau Warga Waspadai Penculikan Anak

Polisi meminta warga Surabaya agar lebih mewaspadai aksi penculikan anak seperti yang baru saja menimpa warga Gresik.

Kapolrestabes Surabaya Imbau Warga Waspadai Penculikan Anak
surabaya.tribunnews.com/fatkhul alami
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan dan Ahmad Wahyudi (kanan oranye) ketika berada di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (18/1/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan mengingatkan warga Kota Pahlawan agar selalu berhati-hati saat bersama keluarga dan anaknya. Sehingga kasus kehilangan anak atau penculikan tidak terjadi di Surabaya.

Menurut Rudi, peristiwa penculikan Shakila Rachmawati (5) harus menjadi pelajaran bagi masyarakat. Orangtua harus selalu waspada dan hati-hati saat membawa dan menjaga anaknya.

"Pengakuan pelaku ingin memiliki anak sehingga melakukan penculikan. Kasusnya masih didalami terus," sebut Rudi, Kamis (18/1/2018).

Shakila diculik Ahmad Wahyudi (33) selama dua hari. Shakila yang merupakan anak dari pasangan Purnomo (40) dan Siti Musharifah (34), warga Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Gresik ini hilang diculik Wahyudi di BRI life Jl Dr Soetomo Surabaya, Selasa (12/1/2018) dan baru ditemukan di daerah Sawunggalng, Surabaya, Kamis (18/1/2018).

Rudi menuurkan, pelaku membawa Shakila ke tempat kosnya di daeah Sawunggaling Jl Karangan IV Surabaya selama dua hari.

"Korban kami tangkap setelah ada laporan dari warga di rumah kos. Saya memberi apresiasi kepada warga setempat yang sudah membantu kami," jelas mantan Dirreskrimsus Polda Sumsel ini.

Polisi bakal menjerat pelaku Wahyudi ini dengan Pasal 328 KUHP dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 pasal 83 tentang perlindungan anak.

 VIDEO - Isu Penculikan Anak Merambah Surabaya, begini Dilakukan Polisi

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved