Berita Surabaya

Rugikan Negara Rp 20 Miliar atas Kasus ini, Dua Direktur di Surabaya dan Gresik Ditahan Jaksa

Direktur CV Mitra Kusuma Jaya, Zaenal Fatah dan Direktur CV Puri Merta Sari, Bambang Soemitro ditahan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Rugikan Negara Rp 20 Miliar atas Kasus ini, Dua Direktur di Surabaya dan Gresik Ditahan Jaksa
pixabay
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA -  Direktur CV Mitra Kusuma Jaya, Zaenal Fatah dan Direktur CV Puri Merta Sari, Bambang Soemitro ditahan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, Selasa (16/1/2018).

Keduanya ditahan dalam kasus pajak yang disidik Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur (DJP Jatim).

Mereka ditahan di Rutan Cabang Rutan Kelas I Surabaya pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim.

"Keduanya kami tahan selama 20 hari ke depan untuk mempermudah proses perkaranya," ujar Kasi Pidsus Kejari Surabaya, Heru Kamarullah SH didampingi Kasi Intel Kejari Surabaya, I Ketut Kasna Dedi SH.

Dalam kasus ini, berkas kedua tersangka dilisah. Keduanya menggunakan modus menerbitkan faktur yang tidak sesuai dengan transaksi.

"Total keseluruhan kerugian negara sebesar Rp 20 miliar dan itu dilakukan kedua tersangka mulai 1 Januari 2014 hingga 31 Januari 2016," ujar Heru Kamarullah.

Tersangka Zaenal Fatah asal Perumahan Bukit Cemara Wangi, Menganti, Gresik dan tersangka Bambang Soemitro, asal Dukuh Setro Surabaya.

Mereka dijerat dengan Pasal 39 huruf A, Jo Pasal 43 Ayat (1) UU RI Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 16 Tahun 2009.

"Ancaman hukumannya minimal 4 tahun dan maksimalnya 6 tahun penjara," paparnya.

Sebelumnya, kata Heru Kamarullah, kedua tersangka diperiksa PPNS DJP Jatim tidak ditahan.

"Setelah dilimpahkan ke penuntutan, kami memandang perlu menahan kedua tersangka untuk memudahkan jalannya persidangan," tandasnya.

Kasus pengemplangan pajak ini merupakan perkara yang ditangani Kejati Jatim. Kejari Surabaya hanya sebagai administrasi mengingat locus delicty (tempat kejadian) dan tempus delicty (waktu kejadian) berada di wilayah hukum Kejari Surabaya.

Ketika pelimpahan berlangsung ada 4 orang JPU dari Kejati Jatim dan 1 orang dokter Kejati Jatim serta penyidik PPNS DJP Jatim.

Kedua tersangka ditahan usai dinyatakan sehat oleh dokter Kejati Jatim. Sekitar pukul 17.15 WIB kedua pengemplang pajak ini baru digiring menuju mobil tahanan dan selanjutnya dibawa ke Rutan Cabang Rutan Surabaya Kelas I pada Kejati Jatim.

Ketika digiring masuk ke mobil tahanan yang disiapkan di halaman Kejari Surabaya, tersangka Zaenal Fatah dan Bambang Soemitro hanya menundukkan wajah saat puluhan awak media mengabadikan penahanannya. 

Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved