Breaking News:

Liputan Khusus

Hindari Jalan Tol saat Awal Dibuka, Ini Alasannya. . .

Hindari lewat tol saat tol masih baru dibuka, apalagi ketika masih digratiskan. Ini alasannya

surya/m taufik
Pembangunan jalan tol Kertosono-Ngawi yang belum rampung. 

Berkurangnya kemacetan pada ruas jalan nontol, sangat tergantung banyaknya volume kendaraan yang berpindah ke jalan tol.

Kalau yang berpindah ke tol sedikit, maka dampak berkurangnya kemacetan lalu lintas pada jalan arteri juga akan sedikit pula, dan begitu juga sebaliknya.

Salah satu faktor berpengaruh adalah besaran tarif tol yang dikenakan.

Di samping itu, juga disebabkan karena tingginya pertumbuhan kendaraan akibat pemerintah tidak menerapkan kebijakan pembatasan lalu lintas terkait dgn kepemilikan kendaraan.

Singkatnya karena pertumbuhan kendaraan tetap tinggi, maka volume kendaraan yg melewati ruas jalan nontol juga tetap akan tinggi.

Jadi, meski dalam kurun waktu tertentu tingkat kemacetan sempat berkurang, tapi dalam 10 tahun kemudian juga akan kembali padat dan macet seperti sebelum adanya tol.

Kembali ke Tol Ngawi-Kertosono, belum dibukanya akses Wilangan-Kertosono berarti para pengguna jalan tetap harus melewati perempatan Mengkreng.

Belum ada pilihan lain. Ini yangg perlu diantisipasi dengan melakukan manajemen dan rekayasa lalu lintas (MRLL) di kawasan tersebut.

Pengoperasian tol baru tentu perlu diawasi terutama terkait potensi timbul lonjakan kendaraan pada momentum tertentu, seperti diawal pembukaan saat masih digratiskan, saat liburan panjang dan yang paling krusial pada momentum mudik lebaran.

Hal ini sangat penting untuk mengurangi kemungkinan terjadinya hal-hal buruk seperti insiden Brexit atau Brebes Exit 2016 silam.

Halaman
123
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved